MAKE UP

Perbedaan Setting Powder dan Loose Powder untuk Hasil Makeup

Perbedaan Setting Powder dan Loose Powder untuk Hasil Makeup
Perbedaan Setting Powder dan Loose Powder untuk Hasil Makeup

JAKARTA - Dalam dunia makeup, tahap akhir sering kali menjadi penentu apakah riasan tampak rapi dan tahan lama atau justru cepat luntur. Banyak orang fokus pada foundation dan concealer, tetapi lupa bahwa pemilihan bedak juga memegang peranan penting dalam hasil akhir riasan.

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menganggap semua bedak memiliki fungsi yang sama. Padahal, meski sama-sama berbentuk bedak dan digunakan setelah foundation, setting powder dan loose powder memiliki peran yang berbeda dalam menyempurnakan makeup.

Jika salah memilih, riasan bisa terlihat terlalu berminyak, tebal, atau bahkan cakey. Oleh karena itu, memahami perbedaan setting powder dan loose powder menjadi langkah penting agar hasil makeup sesuai dengan kebutuhan dan jenis aktivitas.

Peran Bedak dalam Tahap Akhir Makeup

Bedak berfungsi sebagai produk pengunci yang membantu makeup bertahan lebih lama sekaligus mengontrol kilap di wajah. Selain itu, bedak juga membuat tampilan riasan terlihat lebih halus dan menyatu dengan kulit.

Dalam penggunaan sehari-hari maupun acara khusus seperti pesta atau kondangan, bedak membantu menjaga makeup tetap rapi. Tanpa bedak yang tepat, foundation dan concealer bisa mudah bergeser, terutama pada area berminyak.

Karena itu, penting untuk mengenali karakter masing-masing jenis bedak agar hasil riasan tidak hanya indah, tetapi juga nyaman digunakan sepanjang hari.

Karakteristik dan Fungsi Loose Powder

Loose powder atau bedak tabur dikenal memiliki tekstur yang sangat halus dan ringan. Produk ini biasanya dikemas dalam wadah kecil berbentuk bulat dan dilengkapi saringan untuk mengontrol jumlah bedak yang keluar.

Loose powder umumnya digunakan setelah foundation cair untuk membantu meratakan makeup sekaligus mengurangi kilap. Dibandingkan compact powder atau two way cake, tingkat coverage loose powder cenderung tipis hingga sedang.

Formulanya yang ringan membuat loose powder cocok digunakan oleh hampir semua jenis kulit, termasuk kulit kering dan berminyak. Selain itu, loose powder tersedia dalam berbagai pilihan warna dan tone untuk membantu mencerahkan atau menetralkan warna wajah.

Loose powder juga dikenal mampu memberikan efek blur yang membantu menyamarkan pori-pori dan garis halus. Hal ini membuatnya sering menjadi andalan untuk tampilan makeup yang halus, terutama saat tampil di depan kamera.

"Loose powder umumnya tidak mengandung air dan jarang mengandung minyak sehingga memiliki daya tahan dan masa simpan yang lebih lama. Dalam perlengkapan makeup, loose powder termasuk yang paling awet. Produk ini membantu mengaburkan ketidaksempurnaan kulit, mengontrol minyak sepanjang hari, dan menciptakan hasil riasan yang lebih merata," ujar Mar, penata rias profesional, seperti dikutip dari Byrdie.

Cara Mengaplikasikan Loose Powder

Loose powder bisa diaplikasikan dengan berbagai teknik sesuai kebutuhan kulit dan hasil yang diinginkan. Salah satu cara paling umum adalah menggunakan kuas berbulu lembut dan mengaplikasikannya secara tipis ke seluruh wajah.

Teknik ini sangat cocok untuk kulit kering karena bedak tidak terlalu menumpuk dan hasilnya tetap terlihat natural. Penggunaan tipis juga membantu wajah terlihat segar tanpa kesan berat.

Selain itu, loose powder dapat digunakan dengan teknik baking. Teknik ini dilakukan dengan menekan bedak menggunakan sponge yang sedikit lembap pada area tertentu seperti bawah mata atau T-zone agar makeup lebih tahan lama dan tegas.

Loose powder dengan warna tertentu juga bisa dimanfaatkan untuk mencerahkan area wajah atau membantu menetralkan warna kulit yang tidak merata.

Fungsi Khusus Setting Powder

Berbeda dengan loose powder yang multifungsi, setting powder dirancang khusus untuk mengunci riasan agar tetap pada tempatnya. Bedak ini tersedia dalam bentuk tabur maupun padat dengan hasil akhir yang umumnya lebih matte dan terasa sedikit lebih berat di kulit.

Setting powder biasanya diaplikasikan di seluruh wajah atau pada area tertentu, terutama di atas foundation cair dan concealer. Tujuannya adalah agar produk berbasis krim tersebut tidak mudah bergeser, luntur, atau membentuk garis halus.

"Setting powder merupakan bedak matte yang berfungsi mengurangi kilap di permukaan kulit sekaligus memperpanjang ketahanan riasan," jelas Michelle Shakeshaft, penata rias asal Washington, D.C.

Jaime Perez, penata rias otodidak dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, juga menyebutkan bahwa setting powder sangat efektif untuk mengunci produk berbasis krim atau cair seperti concealer, foundation, dan tinted moisturizer.

Teknik Menggunakan Setting Powder

Penggunaan setting powder perlu dilakukan dengan hati-hati agar hasilnya tidak terlihat tebal. Aplikasi berlebihan justru dapat membuat makeup tampak berat dan cakey.

Disarankan untuk menggunakan kuas besar yang lembut dan mengaplikasikan produk secukupnya tanpa menumpuk pada area yang sama. Fokuskan pada area yang mudah berminyak atau rentan bergeser.

Dengan teknik yang tepat, setting powder mampu memberikan hasil matte yang rapi dan membuat makeup bertahan lebih lama, terutama untuk aktivitas panjang atau acara penting.

Menentukan Pilihan Sesuai Kebutuhan

Secara umum, loose powder memberikan hasil yang lebih ringan dan natural, sedangkan setting powder menawarkan daya tahan yang lebih kuat dengan hasil akhir matte.

Untuk tampilan sehari-hari yang nyaman dan tidak terasa berat, loose powder bisa menjadi pilihan yang tepat. Sementara itu, setting powder lebih cocok digunakan saat membutuhkan makeup tahan lama.

Memahami perbedaan keduanya membantu Anda menyesuaikan produk dengan kebutuhan, sehingga hasil riasan terlihat maksimal tanpa mengorbankan kenyamanan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index