KAI

KAI Hadirkan Kereta Api Ekonomi Kerakyatan untuk Mudik Lebaran Lebih Nyaman

KAI Hadirkan Kereta Api Ekonomi Kerakyatan untuk Mudik Lebaran Lebih Nyaman
KAI Hadirkan Kereta Api Ekonomi Kerakyatan untuk Mudik Lebaran Lebih Nyaman

JAKARTA - Lonjakan kebutuhan transportasi saat Lebaran 2026 dijawab dengan langkah strategis dari PT Kereta Api Indonesia atau KAI. 

Perusahaan menghadirkan kereta ekonomi kerakyatan guna mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat luas. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memastikan perjalanan jarak jauh tetap nyaman di tengah tingginya permintaan tiket.

Inovasi Sarana dan Peningkatan Kenyamanan

Kereta ekonomi kerakyatan merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan oleh Insan Balai Yasa Manggarai. 

Proses modifikasi difokuskan pada pembaruan interior serta konfigurasi kursi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh. Setiap unit kini terdiri atas 93 tempat duduk dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lapang dibandingkan generasi sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi.

Pengurangan jumlah kursi tersebut memberikan ruang duduk yang lebih lega bagi penumpang. Selain itu, rangkaian kereta ekonomi kerakyatan telah dilengkapi fitur reversible yang memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta api. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan selama perjalanan mudik.

Dari sisi tarif, kelas ekonomi kerakyatan diposisikan di atas kereta public service obligation yang disubsidi pemerintah dan berada di bawah ekonomi reguler. 

Skema harga ini memberi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan tarif terjangkau dengan fasilitas lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi. Dengan demikian, pilihan layanan menjadi semakin beragam sesuai kebutuhan penumpang.

Komitmen KAI untuk Mudik Lebaran 2026

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kereta ekonomi kerakyatan disiapkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran 2026. 

“Kereta ekonomi kerakyatan kami hadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat,” ujar Anne.

Ia menambahkan bahwa modifikasi pada sarana yang ada menjadi solusi cepat untuk menambah kapasitas angkut. “Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan,” jelas Anne.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penambahan rangkaian, tetapi bagian dari strategi pelayanan jangka panjang. KAI berupaya memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman. Upaya ini sekaligus menjaga keseimbangan antara volume penumpang dan mutu layanan.

Rangkaian dan Jadwal Operasional

Sebagai informasi, kereta ekonomi kerakyatan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan. Komposisinya terdiri atas lima kereta eksekutif dengan total 250 tempat duduk serta empat kereta ekonomi kerakyatan dengan total 372 tempat duduk. Kombinasi tersebut diharapkan mampu mengakomodasi lonjakan penumpang selama musim mudik.

Rangkaian ini beroperasi pada KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen yang berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 13.56 WIB. Selain itu, terdapat KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan yang berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pukul 22.57 WIB. Jadwal tersebut memberikan fleksibilitas waktu bagi pemudik yang hendak menyesuaikan rencana perjalanan.

Penempatan kereta ekonomi kerakyatan dalam rangkaian KA Tambahan menunjukkan kesiapan KAI mengelola permintaan tinggi. Penumpang dapat memilih kelas sesuai preferensi dan kebutuhan perjalanan. Dengan tambahan kapasitas ini, peluang memperoleh tiket mudik semakin terbuka.

Penjualan Tiket dan Periode Keberangkatan

Penjualan tiket kereta ekonomi kerakyatan dimulai pada 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Periode keberangkatan berlaku untuk perjalanan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Langkah ini memberi waktu cukup bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal.

Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI dan berbagai platform penjualan resmi lainnya. Sistem pemesanan daring memudahkan calon penumpang memperoleh tiket tanpa harus datang langsung ke loket. Proses ini juga mendukung efisiensi dan transparansi dalam pembelian tiket.

KAI mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan kursi. Tingginya minat perjalanan saat Lebaran biasanya membuat tiket cepat terjual. Dengan perencanaan yang matang, perjalanan mudik dapat berlangsung lancar dan nyaman.

Harapan Perjalanan Lebih Aksesibel

Kehadiran kereta ekonomi kerakyatan menjadi solusi atas kebutuhan transportasi yang terjangkau namun tetap berkualitas. Inovasi pada interior dan konfigurasi kursi menunjukkan keseriusan KAI meningkatkan standar layanan. Penambahan kapasitas ini juga memperluas kesempatan masyarakat untuk pulang kampung.

Mudik merupakan tradisi penting yang dinantikan setiap tahun oleh jutaan warga Indonesia. Melalui kebijakan ini, KAI berupaya menjaga keseimbangan antara harga dan kenyamanan perjalanan. Dengan dukungan sarana yang telah dimodifikasi, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lebih tertib dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index