JAKARTA - Makna Natal tidak hanya tercermin dari perayaan dan simbol-simbol keagamaan, tetapi juga dari tindakan nyata yang menumbuhkan harapan dan kepedulian.
Semangat inilah yang diwujudkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui kunjungan ke Panti Asuhan Griya Asih. Dalam suasana penuh kehangatan, perusahaan pelat merah tersebut menghadirkan kebersamaan sekaligus dukungan nyata bagi anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ASDP hadir tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga membangun interaksi yang bermakna.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 13 Januari 2025, menjadi momentum berbagi sekaligus refleksi bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari keberadaan perusahaan di tengah masyarakat.
Makna Natal dalam Aksi Kepedulian Sosial
Kunjungan ke Panti Asuhan Griya Asih dilakukan dalam suasana Natal yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kasih. Bagi anak-anak panti, kehadiran ASDP menjadi momen istimewa yang menghadirkan rasa diperhatikan dan dikuatkan. Interaksi sederhana seperti menyapa, berbincang, dan berbagi tawa menciptakan kebahagiaan yang tidak ternilai.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan fondasi yang melekat dalam perjalanan perusahaan. Menurutnya, peran ASDP tidak hanya terbatas pada layanan transportasi, tetapi juga harus menyentuh sisi kemanusiaan.
“Kami percaya bahwa berbagi adalah cara sederhana untuk menumbuhkan harapan. Natal mengingatkan kita bahwa kehadiran dan perhatian sering kali lebih bermakna daripada sekadar materi. Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak panti merasakan kebersamaan dan semangat untuk terus bermimpi,” ujar Heru.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa nilai kemanusiaan menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas perusahaan, khususnya dalam momen-momen yang penuh makna seperti Natal.
Dukungan Dana untuk Pendidikan dan Operasional
Dalam kesempatan tersebut, ASDP menyalurkan bantuan dana yang diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan dan operasional Panti Asuhan Griya Asih.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan aktivitas panti dalam memenuhi kebutuhan dasar anak-anak, sekaligus membantu mereka mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.
Bantuan dana tersebut menjadi bentuk dukungan konkret agar anak-anak panti dapat terus belajar dan berkembang dalam lingkungan yang mendukung.
Pendidikan dipandang sebagai kunci penting dalam membuka masa depan yang lebih cerah, sehingga dukungan terhadap aspek ini menjadi prioritas dalam program TJSL ASDP.
Selain membantu operasional panti, dukungan finansial tersebut juga menjadi simbol kehadiran dan perhatian perusahaan terhadap keberlanjutan kehidupan anak-anak panti.
Melalui langkah ini, ASDP ingin memastikan bahwa kepedulian yang diberikan tidak bersifat sesaat, melainkan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan anak-anak.
Pemenuhan Kebutuhan Penunjang Anak Panti
Tidak hanya menyalurkan bantuan dana, ASDP juga memberikan berbagai kebutuhan penunjang aktivitas sehari-hari anak-anak panti asuhan. Bantuan tersebut meliputi pakaian dan sepatu layak pakai, peralatan makan, mainan edukatif, buku bacaan, hingga alat tulis.
Beragam bantuan ini diharapkan dapat menemani keseharian anak-anak dalam belajar, bermain, dan tumbuh dengan lebih nyaman. Mainan edukatif dan buku bacaan menjadi sarana penting untuk mendukung proses belajar sekaligus mengasah kreativitas anak-anak, sementara perlengkapan lainnya membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Suasana hangat semakin terasa ketika anak-anak panti asuhan menampilkan pentas tarian sederhana. Tawa, tepuk tangan, dan senyum yang terukir sepanjang acara menggambarkan bahwa kebahagiaan kerap hadir dari momen-momen kecil yang dibangun bersama. Interaksi tersebut memperkuat ikatan emosional antara anak-anak panti dan para perwakilan ASDP yang hadir.
Komitmen TJSL dan Nilai Kemanusiaan Berkelanjutan
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menuturkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menciptakan ruang kebersamaan yang hangat dan inklusif.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kegembiraan dan perhatian yang tulus bagi anak-anak panti.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasakan kegembiraan dan perhatian. Interaksi dan kebersamaan inilah yang kami harapkan dapat meninggalkan kesan mendalam,” ucap Windy.
Program TJSL yang dijalankan ASDP selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan ini berkontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, mendukung kehidupan yang sehat dan sejahtera, serta membantu membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak panti asuhan.
Bagi ASDP, berbagi bukan sekadar agenda sesaat, melainkan perjalanan berkelanjutan yang menjadi bagian dari identitas perusahaan. Melalui kehadiran yang tulus dan kepedulian yang konsisten, ASDP berkomitmen untuk terus menyemai harapan dan memperkuat ikatan dengan masyarakat.
“Melalui kehadiran yang tulus dan kepedulian yang konsisten, ASDP berkomitmen untuk terus menyemai harapan, memperkuat ikatan dengan masyarakat, dan menjadikan nilai kemanusiaan sebagai bagian dari setiap langkah perusahaan,” jelas Windy.
Langkah ini menegaskan bahwa di balik peran ASDP sebagai penyedia layanan transportasi, terdapat komitmen kuat untuk terus hadir dan memberi arti bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian.