Arus Balik

Arus Balik Isra Mikraj Ratusan Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek

Arus Balik Isra Mikraj Ratusan Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek
Arus Balik Isra Mikraj Ratusan Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek

JAKARTA - Arus balik pascalibur Isra Mikraj mulai terasa di sejumlah ruas tol utama menuju Jakarta dan sekitarnya. Mobilitas masyarakat yang masih tinggi pada akhir masa libur menyebabkan lonjakan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek. 

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat pergerakan kendaraan kembali meningkat signifikan dibandingkan kondisi lalu lintas harian normal.

Kondisi ini menjadi perhatian karena arus balik belum sepenuhnya selesai. Meski sebagian pemudik telah kembali lebih awal, kepadatan diperkirakan masih berlanjut hingga hari berikutnya. Operator jalan tol pun menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.

Lonjakan Arus Balik Menuju Jabotabek

PT Jasa Marga mencatat sebanyak 157.436 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H+1 libur Isra Mikraj 2026, tepatnya pada Sabtu, 17 Januari 2026. 

Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol utama, yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa jumlah kendaraan yang masuk ke Jabotabek masih menunjukkan tren peningkatan. Menurutnya, kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat yang memilih kembali ke Jakarta pada akhir masa libur.

“Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan dengan lalin normal sebanyak 179 ribu kendaraan, seiring dengan masih tingginya mobilitas masyarakat pada akhir masa libur Isra Mikraj 2026,” ujar Rivan di Jakarta, Minggu, 18 Januari 2026.

Peningkatan ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan waktu libur, sekaligus menjadi indikator bahwa arus balik belum sepenuhnya mencapai puncaknya. Jasa Marga terus memantau pergerakan kendaraan secara real time guna memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal.

Puncak Arus Balik Masih Berlangsung

Jasa Marga memproyeksikan bahwa puncak arus balik belum sepenuhnya terlewati. Rivan menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan diperkirakan masih akan terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, dengan estimasi sekitar 197 ribu kendaraan melintasi gerbang tol utama menuju Jakarta dan sekitarnya.

Jika dibandingkan dengan kondisi normal, total volume lalu lintas pada H+1 libur Isra Mikraj tercatat meningkat sekitar 8 persen. Kenaikan ini menandakan bahwa sebagian besar pengguna jalan memilih kembali secara bertahap, bukan serentak dalam satu hari.

Pola kepulangan yang menyebar ini dinilai membantu mengurangi kepadatan ekstrem di satu waktu tertentu. Meski demikian, Jasa Marga tetap mengimbau pengguna jalan untuk waspada terhadap potensi kepadatan, terutama pada jam-jam favorit arus balik.

Selain itu, pengelola tol juga menyesuaikan pengaturan lalu lintas apabila terjadi lonjakan kendaraan secara tiba-tiba. Koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait terus dilakukan untuk menjaga kelancaran arus balik.

Distribusi Kendaraan dari Berbagai Arah

Berdasarkan data Jasa Marga, distribusi kendaraan yang kembali ke Jabotabek didominasi oleh kendaraan dari arah Timur, yakni jalur Trans Jawa dan Bandung. Dari total kendaraan yang masuk, sebanyak 67.437 kendaraan atau sekitar 42,8 persen berasal dari arah tersebut.

Sementara itu, kendaraan dari arah Selatan atau kawasan Puncak menyumbang sekitar 28,7 persen, disusul kendaraan dari arah Barat atau Merak sebesar 28,5 persen. Data ini menunjukkan bahwa jalur-jalur favorit wisata dan perjalanan antarkota masih menjadi kontributor utama arus balik.

Peningkatan paling signifikan tercatat dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama. Volume kendaraan di gerbang tol tersebut melonjak hingga 17,54 persen dibandingkan kondisi normal. Lonjakan ini sejalan dengan tingginya minat masyarakat untuk berlibur ke wilayah Bandung dan sekitarnya selama libur Isra Mikraj.

Distribusi kendaraan yang relatif merata dari berbagai arah menunjukkan bahwa kepadatan tidak hanya terpusat pada satu jalur. Namun demikian, Jasa Marga tetap mengantisipasi potensi perlambatan di titik-titik tertentu, khususnya di sekitar simpang susun dan gerbang tol utama.

Imbauan Jasa Marga untuk Pengguna Jalan

Menghadapi tingginya mobilitas selama arus balik, Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Rivan menekankan pentingnya perencanaan perjalanan, termasuk memantau kondisi lalu lintas dan cuaca sebelum berangkat.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi masih berpotensi terjadi sepanjang Januari hingga Februari 2026. Kondisi cuaca tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara di jalan tol.

“Pastikan pengendara dan kendaraan dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, serta gunakan waktu dengan bijak untuk beristirahat di rest area,” pungkas Rivan.

Ia juga mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri saat merasa lelah. Istirahat yang cukup dinilai penting untuk menjaga konsentrasi dan mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan arus balik.

Dengan kesiapan pengguna jalan dan dukungan pengelolaan lalu lintas yang optimal, diharapkan arus balik pascalibur Isra Mikraj dapat berlangsung aman dan lancar hingga seluruh masyarakat kembali ke aktivitas sehari-hari di wilayah Jabotabek.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index