JAKARTA - Upaya memperkuat daya saing industri semen nasional terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi sekaligus penguatan infrastruktur distribusi.
Strategi tersebut dinilai penting agar pelaku industri mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor, di tengah dinamika permintaan domestik yang fluktuatif.
Salah satu langkah konkret datang dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang tengah mengembangkan fasilitas baru di Pabrik Tuban sebagai bagian dari strategi ekspansi jangka panjang perusahaan.
Pengembangan fasilitas tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur logistik yang dapat mempercepat distribusi semen ke berbagai pasar.
Melalui proyek ini, perusahaan berharap mampu memperkuat kapasitas operasional sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih besar di masa mendatang.
Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) terus memperkuat kapasitas produksi dan distribusi melalui pengembangan fasilitas dermaga dan produksi di Pabrik Tuban. Proyek ini menjadi bagian dari realisasi kerja sama strategis perseroan dengan Taiheiyo Cement Corporation.
Dengan nilai investasi sebesar Rp 1,4 triliun, proyek tersebut mencakup pengembangan fasilitas dermaga sekaligus peningkatan fasilitas produksi untuk mendukung ekspansi pasar, khususnya ekspor semen.
Salah satu pengembangan utama dalam proyek ini adalah peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT. Penambahan kapasitas dilakukan melalui pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan jetty yang telah ada sebelumnya.
Penguatan fasilitas dermaga ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pengiriman semen dalam jumlah besar, terutama untuk kebutuhan pasar internasional.
Penambahan Infrastruktur Produksi di Pabrik Tuban
Selain pengembangan dermaga, Solusi Bangun Indonesia juga menambah berbagai fasilitas produksi baru di area pabrik untuk mendukung kegiatan operasional. Penambahan fasilitas ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga kelancaran distribusi produk semen.
Fasilitas tersebut meliputi blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system dengan kapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system yang masing-masing memiliki kapasitas 18.000 ton.
Dengan tambahan fasilitas tersebut, perusahaan diharapkan dapat mengoptimalkan proses produksi sekaligus meningkatkan kemampuan penyimpanan material sebelum didistribusikan ke pasar.
Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan pengembangan dari fasilitas tersebut saat ini telah mencapai progres 99% dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.
Target Ekspor dan Peningkatan Utilisasi
Fasilitas baru yang tengah dikembangkan ini diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap volume produksi perusahaan. Kehadiran infrastruktur tambahan tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pasar ekspor.
Fasilitas ini diperkirakan dapat mencatatkan volume sekitar 450 ribu ton pada 2026, dengan kemampuan memenuhi permintaan pasar ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun.
“Dalam sinergi bersama SMCB dan kerja sama dengan Taiheiyo, fasilitas ini akan menjadi bagian dari penguatan kapasitas industri nasional untuk menjangkau pasar global, dan strategi peningkatan utilisasi di tengah perlambatan pasar domestik,” ujar Rizki.
Peningkatan utilisasi tersebut menjadi salah satu langkah penting bagi perusahaan untuk menjaga kinerja bisnis di tengah kondisi pasar domestik yang mengalami perlambatan.
Fasilitas Logistik dan Kerja Sama Teknologi
Proyek pengembangan di Pabrik Tuban juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas transportasi material untuk mendukung kelancaran distribusi semen dari area produksi menuju dermaga.
Proyek ini juga dilengkapi dengan fasilitas transportasi material berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per hour (tph). Fasilitas tersebut berfungsi untuk mengirimkan semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.
Dengan sistem transportasi tersebut, proses pemindahan material dari pabrik ke kapal diharapkan menjadi lebih efisien sehingga dapat mempercepat proses pengiriman produk ke pasar ekspor.
Pengembangan fasilitas di Pabrik Tuban ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama strategis antara PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan Taiheiyo Cement Corporation yang diresmikan pada 2021. Kerja sama tersebut mencakup peningkatan ekspor, penelitian dan pengembangan (R&D) produk dan solusi berkelanjutan, serta pertukaran teknologi.
Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan berupaya mendorong inovasi di sektor industri semen sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.