Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah Fokus Salurkan Bansos Rp 7,2 Miliar di Kabupaten Lamongan

Gubernur Khofifah Fokus Salurkan Bansos Rp 7,2 Miliar di Kabupaten Lamongan
Gubernur Khofifah Fokus Salurkan Bansos Rp 7,2 Miliar di Kabupaten Lamongan

JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial senilai Rp7,2 miliar untuk masyarakat Kabupaten Lamongan. 

Penyaluran ini dilakukan dalam program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriyah. Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat kesejahteraan warga terdampak ekonomi dan sosial.

Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Lokatantra Lamongan dan diserahkan secara simbolis kepada berbagai kelompok penerima manfaat. 

Penerima bantuan meliputi Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas, lansia PKH Plus, Kewirausahaan Inklusif dan Produktif Putri Jawara, pendamping PKH Plus, TKSK, Tagana, serta desa-desa. Selain itu, Khofifah juga menyerahkan bantuan berupa 300 drum aspal untuk mendukung program pembinaan jalan kabupaten.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan dengan sistem berbagi tanggung jawab. 

“Jadi kita sering mendapat laporan jalan rusak, apalagi karena musim hujan. Ini sistemnya kita sharing Pak Bupati, jadi kami memberikan bahannya, nanti dari tenaganya dari kabupaten. Terima kasih, semoga semuanya ini dapat memberi manfaat,” kata Khofifah.

Bansos untuk Berbagai Kelompok Rentan

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur merinci bantuan yang diberikan untuk Lamongan. Total ada sepuluh jenis bantuan yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Penerima manfaat mencakup penyandang disabilitas, lansia, pelaku kewirausahaan, pendamping sosial, hingga warga desa yang membutuhkan.

Selain itu, bantuan juga mencakup santunan jaminan kematian BPJS bagi ahli waris Tagana. Program ini diharapkan memberikan perlindungan sosial dan ketenangan bagi keluarga penerima. Bantuan program desa berdaya dan BUMDes turut diberikan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi desa.

Setiap paket bantuan dirancang agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima. Pihak Dinas Sosial memastikan pendistribusian dilakukan dengan transparan. Semua pihak diminta menjaga integritas agar manfaat bansos dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat.

Program Pembinaan Jalan Kabupaten Mendukung Infrastruktur

Selain bansos sosial, Khofifah juga menyalurkan bantuan untuk pembinaan jalan kabupaten. Bantuan berupa drum aspal diberikan untuk memperkuat perbaikan jalan yang rusak. “Bantuan ini sistemnya sharing, kita beri bahan, kabupaten siapkan tenaga. Semoga bermanfaat,” jelas Khofifah.

Program ini penting mengingat kondisi infrastruktur yang sering terdampak hujan. Jalan yang baik akan mempermudah mobilitas warga dan distribusi barang. Langkah ini juga menunjukkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan daerah.

Penyaluran bantuan jalan kabupaten dilakukan secara tepat sasaran. Drum aspal akan digunakan oleh tenaga lokal setempat untuk perbaikan. Proses ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan infrastruktur.

Respons Positif dari Pemerintah Daerah

Bupati Lamongan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Gubernur Khofifah. Menurutnya, bantuan ini menjadi penguat daya tahan keluarga di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi. “Bagi penerima manfaat, bantuan ini sebagai penguat, daya tahan untuk keluarga, serta penyambung harapan, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang tengah kita hadapi bersama,” ucap Bupati.

Kolaborasi antara provinsi dan kabupaten menjadi kunci keberhasilan program ini. Pemerintah daerah diminta mendukung proses distribusi agar tepat sasaran. Sinergi ini juga menjadi contoh bagi kabupaten lain dalam menyalurkan bantuan sosial.

Selain itu, pendamping PKH, TKSK, dan Tagana juga berperan aktif dalam memastikan warga yang membutuhkan menerima bantuan. Peran mereka sangat strategis dalam menjaga kualitas pelayanan sosial. Hal ini memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.

Dampak Positif bagi Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial

Program bansos dan bantuan infrastruktur diharapkan memberi efek ganda. Selain meringankan beban ekonomi keluarga, bantuan juga mendorong pemberdayaan masyarakat. Program kewirausahaan Putri Jawara menjadi contoh upaya meningkatkan produktivitas warga lokal.

Bantuan juga menyasar desa-desa melalui program desa berdaya dan BUMDes. Hal ini memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa. Dengan demikian, program pemerintah tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif bagi masyarakat.

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Masyarakat terdorong untuk aktif memanfaatkan bantuan bagi kegiatan produktif. Pemerintah berharap model ini bisa ditiru di wilayah lain untuk mendorong kesejahteraan yang merata.

Pesan Khofifah kepada Masyarakat dan Penerima Bansos

Gubernur Khofifah mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan bantuan dengan bijak. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan warga agar program berjalan efektif. “Semoga semua bantuan ini dapat memberi manfaat maksimal bagi keluarga dan desa,” ujarnya.

Khofifah juga menyampaikan pesan agar warga tetap menjaga semangat produktif di tengah Ramadan. Bantuan sosial bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai penyemangat pengembangan diri. Program ini diharapkan mendorong warga Lamongan menjadi lebih mandiri dan kreatif.

Dengan adanya bansos dan dukungan infrastruktur, masyarakat Lamongan dapat merasakan dampak positif langsung. Pemerintah terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program. Sinergi antara pemerintah, penerima manfaat, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index