Grab

Grab Tambah Kepemilikan Saham Superbank Senilai Rp361 Miliar

Grab Tambah Kepemilikan Saham Superbank Senilai Rp361 Miliar
Grab Tambah Kepemilikan Saham Superbank Senilai Rp361 Miliar

JAKARTA - Grab, melalui entitasnya A5-DB Holdings Pte Ltd., semakin memperkuat posisinya di PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) dengan melakukan pembelian saham senilai Rp361 miliar.

 Pembelian tersebut terdiri dari tiga transaksi saham yang dilaksanakan pada Februari 2026. Dengan langkah ini, Grab bertujuan untuk menambah kepemilikan sahamnya di Superbank, salah satu bank digital terkemuka di Indonesia, sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Aksi pembelian ini dilakukan dalam tiga tahapan yang berbeda, dengan transaksi pertama terjadi pada 6 Februari 2026, di mana A5-DB Holdings membeli 158.070.000 saham SUPA dengan harga Rp899 per saham. 

Nilai total transaksi ini mencapai Rp142,1 miliar. Kemudian pada 18 Februari 2026, A5-DB Holdings kembali membeli 79 juta saham SUPA seharga Rp1.100 per saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp86,9 miliar. 

Transaksi ketiga terjadi pada 23 Februari 2026, dengan pembelian 120 juta saham SUPA pada harga yang sama, yaitu Rp1.100 per saham, yang menghasilkan nilai total transaksi sebesar Rp132 miliar.

Tujuan Pembelian Saham untuk Investasi Jangka Panjang

Menurut keterangan yang tercantum dalam laporan keterbukaan informasi, tujuan utama dari transaksi ini adalah untuk investasi. Dengan membeli saham-saham tersebut, Grab semakin mempertegas komitmennya terhadap pengembangan Superbank di Indonesia, yang merupakan bagian dari usaha digital bank yang menjanjikan di pasar Asia Tenggara. 

Pembelian saham ini sejalan dengan strategi Grab untuk memperluas pengaruh dan keterlibatannya dalam sektor perbankan digital yang sedang berkembang pesat.

Seiring dengan pembelian saham ini, kepemilikan A5-DB Holdings di Superbank meningkat secara signifikan. Sebelumnya, A5-DB Holdings memiliki 4.485.572.495 saham SUPA, yang setara dengan 13,23% dari total saham yang beredar. Namun setelah pembelian saham tambahan ini, kepemilikan A5-DB Holdings naik menjadi 4.842.642.495 saham, atau sekitar 14,29% dari total saham Superbank.

Kepemilikan Saham Superbank oleh Beberapa Pihak

Setelah transaksi terbaru ini, A5-DB Holdings menjadi salah satu pemegang saham utama Superbank. Selain Grab, Superbank juga dimiliki oleh beberapa entitas besar lainnya. 

PT Kudo Teknologi Indonesia, yang merupakan bagian dari Grup Grab, turut memiliki saham di Superbank. Selain itu, Grup Emtek melalui PT Elang Media Visitama juga memiliki sejumlah saham SUPA.

Superbank juga menerima investasi dari beberapa pemain besar lainnya seperti Singtel melalui Singtel Alpha Investment Pte Ltd., KakaoBank Corp., dan GXS Bank Pte. Ltd. Kehadiran berbagai entitas besar ini semakin memperkuat posisi Superbank dalam pasar perbankan digital Indonesia dan memperlihatkan besarnya potensi yang dimiliki oleh sektor ini.

Strategi Grab dalam Mengembangkan Ekosistem Digital

Langkah Grab untuk meningkatkan kepemilikan saham di Superbank juga menunjukkan bagaimana perusahaan ini terus memperluas ekosistem digitalnya.

 Dengan memperkuat posisinya di Superbank, Grab tidak hanya mengembangkan layanan finansial bagi penggunanya, tetapi juga membangun ekosistem yang saling terhubung antara layanan transportasi, pengiriman barang, pembayaran digital, dan sektor perbankan.

Melalui investasi ini, Grab berupaya memperkuat perannya sebagai pemain utama dalam transformasi digital di Asia Tenggara. Selain itu, Grab juga melihat peluang besar dalam digital banking untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia, salah satu pasar terbesar di kawasan ini. 

Superbank sebagai bank digital, diharapkan dapat memberikan layanan keuangan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, terutama melalui aplikasi yang sudah familiar seperti Grab.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index