Parma

Parma Ukir Sejarah Setelah Menang Tipis Atas Klub AC Milan

Parma Ukir Sejarah Setelah Menang Tipis Atas Klub AC Milan
Parma Ukir Sejarah Setelah Menang Tipis Atas Klub AC Milan

JAKARTA - San Siro menjadi saksi laga sengit antara AC Milan dan Parma, di mana tuan rumah harus menelan kekalahan tipis 0-1. 

Dominasi Milan sepanjang pertandingan tak membuahkan gol hingga babak pertama selesai. Sementara Parma memanfaatkan peluang kecil dengan efektivitas tinggi, membuktikan bahwa ketenangan dan disiplin bisa mengalahkan dominasi lawan.

AC Milan mencoba berbagai strategi untuk membuka pertahanan Parma. Christian Pulisic dan Rafael Leao aktif menekan lini belakang tamu. Meski demikian, serangan mereka belum mampu menembus barisan pertahanan yang rapat.

Parma tidak hanya bertahan, tetapi juga melakukan serangan balik cepat. Gabriel Strefezza dan Mateo Pellegrino mencoba menekan pertahanan Milan dari sisi sayap. Pendekatan ini akhirnya membuahkan hasil di menit-menit kritis.

Gol Penentu dan VAR

Kebuntuan pecah pada menit ke-80 ketika Emanuele Valeri mengirim umpan akurat dari tendangan sudut. Mariano Troilo menyambut dengan sundulan keras yang menggetarkan gawang Milan, membawa Parma unggul 1-0. Gol tersebut sempat menimbulkan kontroversi sehingga wasit melakukan pengecekan VAR.

Setelah melalui peninjauan, keputusan tetap berlaku dan gol dinyatakan sah. “Gol ini sangat penting bagi tim kami,” ujar pelatih Carlos Cuesta. Keunggulan ini bertahan hingga laga usai, memberi Parma tiga poin berharga.

Situasi ini menjadi pukulan bagi AC Milan yang terus menekan tanpa hasil. Massimiliano Allegri terlihat frustrasi di pinggir lapangan. Para pemain Milan mencoba tetap fokus, namun peluang emas sulit didapat di menit-menit akhir.

Implikasi Klasemen Liga Italia

Hasil ini membuat Milan tetap berada di peringkat kedua dengan 54 poin. Mereka kini tertinggal 10 angka dari pemimpin klasemen Inter Milan. Sementara itu, Parma naik ke posisi ke-12 dengan raihan 32 poin dari 26 pertandingan, memperkuat posisi mereka di tengah papan klasemen.

Momen ini menjadi pelajaran penting bagi Milan untuk memperbaiki efektivitas di depan gawang. “Kami harus belajar dari situasi seperti ini,” ucap Allegri. Para pemain pun menyadari pentingnya memanfaatkan peluang sekecil apa pun dalam pertandingan selanjutnya.

Parma pun mendapatkan suntikan percaya diri besar. Tim asuhan Cuesta kini memiliki momentum positif untuk pertandingan mendatang. “Kami puas dengan kerja keras tim,” tambah Cuesta, menegaskan kekompakan dan fokus pemainnya sebagai kunci kemenangan.

Susunan Pemain Milan vs Parma

AC Milan (3-5-2): Mike Maignan; Fikayo Tomori, Koni De Winter, Davide Bartesaghi; Alexis Saelemaekers, Ruben Loftus-Cheek, Luka Modric, Adrien Rabiot, Pervis Estupinan; Christian Pulisic, Rafael Leao. Pelatih: Massimiliano Allegri.

Parma (3-5-2): Edoardo Corvi; Enrico Del Prato, Mariano Troilo, Lautaro Valenti; Sascha Britschgi, Adrian Bernabe, Mandela Keita, Christian Ordonez, Emanuele Valeri; Gabriel Strefezza, Mateo Pellegrino. Pelatih: Carlos Cuesta.

Para pemain Milan berupaya membangun serangan melalui kombinasi tengah dan sayap. Luka Modric dan Adrien Rabiot berusaha mengontrol tempo permainan. Sayangnya, Parma mampu memutus aliran bola dengan efektif.

Di sisi lain, Parma menggunakan strategi bertahan yang disiplin sambil menunggu momen menyerang. Emanuele Valeri dan Mandela Keita tampil menonjol dalam mengganggu permainan Milan. Mariano Troilo akhirnya menjadi penentu kemenangan dengan gol sundulan.

Jadwal Liga Italia Pekan Ini

Sabtu, 21 Februari 2026

02.45 WIB – Sassuolo 3-0 Verona
21.00 WIB – Juventus 0-2 Como

Minggu, 22 Februari 2026

00.00 WIB – Lecce 0-2 Inter
02.45 WIB – Cagliari 0-0 Lazio
18.30 WIB – Genoa 3-0 Torino
21.00 WIB – Atalanta 2-1 Napoli

Senin, 23 Februari 2026

00.00 WIB – Milan 0-1 Parma
02.45 WIB – Roma vs Cremonese

Selasa, 24 Februari 2026

00.30 WIB – Fiorentina vs Pisa
02.45 WIB – Bologna vs Udinese

Dengan jadwal padat, tim-tim papan atas harus menjaga performa agar tetap kompetitif. Milan memiliki waktu untuk evaluasi menjelang menghadapi Cremonese. Parma, di sisi lain, akan melawan Cagliari untuk memperkuat posisi mereka di klasemen.

Analisis dan Strategi Tim

AC Milan perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir. Meski mendominasi penguasaan bola, serangan mereka kurang tajam di kotak penalti. “Kami harus memanfaatkan setiap peluang dengan lebih baik,” kata Allegri setelah pertandingan.

Parma menunjukkan bahwa kesabaran dan disiplin dapat menjadi kunci sukses. Strategi bertahan yang rapi serta pemanfaatan peluang membuat mereka mampu meraih kemenangan. Cuesta menekankan kerja sama tim dan fokus sebagai faktor penentu hasil positif.

Peluang Milan untuk kembali ke jalur kemenangan masih terbuka. Tim harus bekerja sama untuk memanfaatkan setiap serangan dan memperkuat lini pertahanan. Parma, di sisi lain, berpeluang memanfaatkan momentum kemenangan ini untuk naik lebih tinggi di klasemen.

Reaksi Pelatih dan Pemain

“Gol ini memberikan semangat besar bagi seluruh pemain,” ujar Carlos Cuesta. Pemain Parma merayakan kemenangan tipis dengan antusias. Allegri menekankan pentingnya evaluasi teknik dan taktik, sambil memotivasi para pemain agar lebih fokus di pertandingan selanjutnya.

Christian Pulisic menanggapi dengan optimis meski kecewa, “Kami akan belajar dari kekalahan ini dan kembali lebih kuat.” Rafael Leao menambahkan, “Peluang akan selalu ada jika kita tetap bekerja keras di setiap pertandingan.”

Para penggemar di San Siro pun menyaksikan laga penuh drama ini. Dukungan terus mengalir meski Milan harus menelan kekalahan. Suasana tetap hangat dengan antusiasme yang tinggi dari kedua tim.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index