Mudik Gratis DKI Jakarta

Mudik Gratis DKI Jakarta Hadirkan Perjalanan Lebaran Lebih Mudah dan Nyaman

Mudik Gratis DKI Jakarta Hadirkan Perjalanan Lebaran Lebih Mudah dan Nyaman
Mudik Gratis DKI Jakarta Hadirkan Perjalanan Lebaran Lebih Mudah dan Nyaman

JAKARTA - Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta resmi dibuka untuk menyambut Hari Raya IdulFitri 2026/1447 H. 

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi pemerintah DKI Jakarta. Program ini menawarkan kemudahan bagi warga ibu kota untuk mudik tanpa biaya tambahan.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Pemerintah mengimbau calon peserta untuk mendaftar sesuai jadwal klaster. “Untuk menjaga ketertiban dan kelancaran sistem, kami mengimbau masyarakat calon pendaftar untuk mendaftar sesuai jadwal klaster yang telah ditentukan,” ujar pernyataan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Peserta perlu memperhatikan kelengkapan administrasi. Kartu Keluarga (KK), KTP DKI Jakarta, dan STNK wajib dibawa bagi peserta yang membawa sepeda motor. Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu KK.

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran

NIK KTP yang didaftarkan harus sesuai dengan identitas asli pemohon. Pendaftaran hanya dilakukan secara online melalui laman resmi. Setelah mendaftar, peserta wajib melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi dokumen di lokasi terdekat.

Pendaftaran ganda akan dibatalkan secara otomatis. Keputusan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Tiket juga dilarang diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada orang lain.

Selain itu, program ini terbagi berdasarkan klaster tujuan. Setiap klaster memiliki jadwal pendaftaran dan verifikasi berbeda. Hal ini dilakukan agar proses lebih tertib dan efisien bagi calon pemudik.

Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Klaster

Klaster pertama mencakup Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap. Pendaftaran berlangsung mulai 22 hingga 24 Februari dan verifikasi dilakukan 25 hingga 27 Februari. Klaster kedua meliputi Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan.

Pendaftaran klaster kedua dilakukan 25 hingga 27 Februari dan verifikasi 28 Februari hingga 2 Maret. Klaster ketiga mencakup Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo. Pendaftaran dilakukan 28 Februari hingga 2 Maret dan verifikasi 3 hingga 5 Maret.

Pengaturan klaster bertujuan memastikan distribusi pemudik merata. Hal ini juga memudahkan pengelolaan transportasi bus dan truk pengangkut sepeda motor. Setiap klaster memiliki jadwal dan lokasi verifikasi khusus.

Lokasi Verifikasi dan Transportasi

Ada enam lokasi verifikasi utama di Jakarta. Lokasi tersebut tersebar di Gambir, Cikini, Koja, Pancoran, Jati Puloagung, dan Cengkareng. Setiap lokasi memiliki call center yang dapat dihubungi untuk informasi lebih lanjut.

Program mudik ini menyediakan 20 titik keberangkatan bus ke berbagai kota tujuan. Termasuk terminal Tirtonadi Solo, Indihiang Tasikmalaya, Alang-Alang Lebar Palembang, dan Terminal Purabaya Sidoarjo. Bus akan mengangkut peserta dengan rute dan jadwal yang sudah ditentukan agar perjalanan lancar.

Selain bus, truk pengangkut sepeda motor disiapkan untuk enam tujuan utama. Termasuk Terminal Mangkang Semarang, Kab. Kebumen, Tirtonadi Solo, Giwangan Jogjakarta, Giri Adipura Wonogiri, dan Purabaya Sidoarjo. Hal ini memungkinkan peserta membawa sepeda motor dengan aman.

Jadwal Arus Mudik dan Balik

Pemberangkatan sepeda motor dari Jakarta dijadwalkan 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung. Penyerahan sepeda motor dilakukan sehari sebelumnya paling lambat pukul 17.00. Pemberangkatan penumpang dijadwalkan 17 Maret 2026 dari Monumen Nasional (Monas).

Untuk arus balik, sepeda motor akan berangkat 25 Maret 2026 dari enam terminal tujuan ke Pulogadung. Pemberangkatan penumpang berlangsung 26 Maret 2026 dari 20 terminal tujuan ke Terminal Terpadu Pulo Gebang. Jadwal ini disusun agar arus mudik dan balik lebih teratur dan aman.

Masyarakat diminta memantau informasi terbaru melalui laman resmi dan media sosial Dinas Perhubungan DKI Jakarta. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang baik dari masyarakat,” imbuh pernyataan tersebut. Dengan sistem pendaftaran dan verifikasi klaster, pemudik diharapkan memperoleh layanan maksimal dan perjalanan nyaman.

Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta menjadi solusi untuk memudahkan masyarakat menjelang Lebaran. Semua persiapan dilakukan secara matang mulai dari pendaftaran, verifikasi, hingga transportasi. Dengan demikian, mudik tahun ini diharapkan berlangsung tertib, lancar, dan aman bagi seluruh peserta.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index