Strategi Perusahaan Tambang Menguatkan Budaya K3 Nasional 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:03:29 WIB
Strategi Perusahaan Tambang Menguatkan Budaya K3 Nasional 2026

JAKARTA - Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2026 kembali menjadi momentum penting bagi sektor industri berisiko tinggi, termasuk pertambangan. 

Di tengah tuntutan produktivitas dan keberlanjutan, perusahaan tambang dituntut tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja menjadi prioritas utama.

Pendekatan inilah yang coba diperkuat melalui berbagai rangkaian kegiatan BK3N 2026 di sejumlah wilayah operasional pertambangan.

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menjadi salah satu perusahaan yang menandai komitmen tersebut dengan membuka secara resmi rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2026. Pembukaan dilakukan melalui apel bersama yang digelar di Lapangan Sepak Bola Gosowong, Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. 

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan sarana konsolidasi internal untuk menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama tata kelola pertambangan yang profesional dan berkelanjutan.

Komitmen Keselamatan Di Lingkungan Tambang

Apel pembukaan BK3N 2026 diikuti oleh jajaran manajemen, karyawan lintas departemen, serta mitra kerja. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan upaya perusahaan membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab bersama. 

Momentum ini dimanfaatkan sebagai penguatan komitmen agar budaya K3 benar-benar melekat dalam setiap aktivitas operasional tambang emas Gosowong.

Pelaksanaan BK3N 2026 di NHM mengacu pada edaran Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang terkait tema dan pedoman Bulan K3 Nasional Pertambangan Tahun 2026, yakni Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif

Tema ini menegaskan pentingnya sinergi antara kompetensi sumber daya manusia, sistem pengelolaan risiko, serta kerja sama lintas fungsi sebagai fondasi keselamatan di sektor pertambangan.

Mewakili Kepala Teknik Tambang NHM, apel dipimpin oleh General Manager Geology, Resources and Support – Project & Planning, Denny Lesmana. 

Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa keselamatan kerja tidak boleh dipahami semata sebagai kewajiban administratif. Menurutnya, keselamatan harus menjadi nilai inti yang hadir dalam setiap proses kerja dan pengambilan keputusan di lapangan.

“Tema BK3N 2026 bukan sekadar slogan, melainkan fondasi dan arah dalam menjalankan operasional tambang secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Peningkatan Kompetensi Dan Sistem Pengelolaan

Denny menjelaskan bahwa pilar profesional diwujudkan melalui peningkatan kompetensi pekerja serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur. 

Setiap individu di lingkungan kerja dituntut memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun rekan kerja. Peningkatan kapasitas ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem K3 yang kuat.

Sementara itu, pilar andal menitikberatkan pada penguatan sistem pengelolaan keselamatan yang efektif. Langkah-langkah tersebut mencakup inspeksi peralatan secara berkala, pelaporan kondisi tidak aman, serta penguatan budaya K3 di seluruh area kerja. 

Pendekatan ini bertujuan mencegah potensi kecelakaan sejak dini melalui pengelolaan risiko yang terukur dan sistematis.

Adapun pilar kolaboratif menegaskan bahwa keselamatan pertambangan tidak dapat berjalan secara parsial. Seluruh elemen perusahaan, termasuk mitra kerja, harus bergerak dalam satu ekosistem keselamatan yang saling mendukung.

 “Dunia tambang adalah kerja ekosistem. Karena itu, tidak boleh ada silo mentality yang justru menghambat tujuan bersama dalam mewujudkan keselamatan pertambangan,” tegas Denny.

Implementasi Program K3 Berkelanjutan

Sejalan dengan semangat BK3N 2026, NHM terus memperkuat implementasi kebijakan K3L melalui berbagai program berkelanjutan. Perusahaan secara konsisten melaksanakan Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan, Audit Eksternal ISO 14001 dan ISO 45001, penerapan Critical Control Management, serta Leadership Walk About di seluruh area kerja. 

Seluruh upaya tersebut diarahkan pada pengelolaan risiko secara proaktif guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan minim insiden.

Rangkaian BK3N 2026 di Gosowong secara simbolis ditandai dengan penyerahan bendera K3 kepada panitia. Simbol ini menandai dimulainya berbagai kegiatan selama satu bulan ke depan, mulai dari donor darah, Fun Run Steps to Wellness, seminar kesehatan karyawan, hingga seminar kesehatan gigi dan mulut. 

Program-program tersebut dirancang untuk mendukung keselamatan sekaligus kesejahteraan pekerja secara menyeluruh.

Upaya yang dilakukan NHM sejalan dengan resolusi nasional Bulan K3 2026 yang diluncurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Menteri Tenaga Kerja Yassierli menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan fase strategis pembangunan nasional yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas kerja, serta daya saing nasional secara berkelanjutan.

“Setiap aktor bergerak dalam satu arah tujuan, mencegah kecelakaan dan melindungi pekerja,” kata Yassierli.

Bulan K3 Nasional Sebagai Agenda Nasional

Pemerintah telah menetapkan Bulan K3 Nasional 2026 berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 4 Tahun 2026. 

Penetapan tanggal 12 Januari sebagai pembukaan memiliki makna historis, yakni memperingati lahirnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menginstruksikan seluruh instansi pusat, daerah, BUMN, hingga sektor swasta untuk menyelenggarakan kegiatan strategis, promotif, dan implementatif. Fokusnya tidak hanya pada seremoni, tetapi pada pembentukan budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi lintas pemangku kepentingan serta penguatan sistem dan kompetensi, Bulan K3 Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam menekan angka kecelakaan kerja dan memastikan setiap pekerja dapat kembali ke rumah dengan selamat. 

Keselamatan dan produktivitas pun diharapkan berjalan beriringan sebagai nilai utama dalam pembangunan industri nasional.

Terkini

Jadwal Bus DAMRI Jogja Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:34 WIB

Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:33 WIB

Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:32 WIB

Bukit Uluwatu Serap Dana Rights Issue Rp492,83 Miliar

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:30 WIB

PGEO Kejar Kapasitas 1 GW dengan Ekspansi Panas Bumi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:27 WIB