InJourney

InJourney Prediksi Pergerakan Penumpang Bandara Lebaran Capai 9 Juta

InJourney Prediksi Pergerakan Penumpang Bandara Lebaran Capai 9 Juta
InJourney Prediksi Pergerakan Penumpang Bandara Lebaran Capai 9 Juta

JAKARTA - Lonjakan aktivitas perjalanan udara menjadi salah satu indikator meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Setiap tahun, bandara di berbagai wilayah Indonesia mengalami peningkatan jumlah penumpang yang signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Tren ini kembali diperkirakan terjadi pada musim Lebaran tahun 2026.

PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pesawat di bandara-bandara yang dikelolanya akan mencapai jutaan orang selama periode mudik Lebaran. 

Perusahaan pengelola bandara tersebut menyiapkan berbagai langkah operasional guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar di tengah lonjakan jumlah penumpang.

Prediksi peningkatan jumlah penumpang tersebut juga menjadi dasar bagi pengelola bandara untuk memperkuat kesiapan fasilitas dan layanan operasional. Berbagai aspek pelayanan, mulai dari proses keberangkatan, keamanan, hingga kenyamanan penumpang, dipersiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

Selain peningkatan kapasitas layanan, pengelola bandara juga melakukan berbagai upaya untuk memastikan seluruh sistem operasional berjalan lebih efisien. Penggunaan teknologi serta penyederhanaan proses pelayanan menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi para penumpang.

Prediksi Lonjakan Penumpang Lebaran

PT Angkasa Pura Indonesia melalui InJourney Airports memprediksi jumlah penumpang penerbangan di berbagai bandara yang dikelolanya akan mengalami peningkatan selama periode Lebaran 2026. Perusahaan memperkirakan pergerakan penumpang di 37 bandara yang berada dalam pengelolaannya akan mencapai sekitar sembilan juta orang.

Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menyampaikan bahwa angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Pergerakan penumpang kurang lebih tadi sembilan juta (orang), ada kenaikan sekitar dua sampai tiga persen," katanya.

Menurut Achmad, peningkatan tersebut sejalan dengan tren mobilitas masyarakat yang cenderung meningkat selama musim mudik. Banyak masyarakat memilih menggunakan transportasi udara untuk melakukan perjalanan jarak jauh menuju kampung halaman atau destinasi liburan.

Lonjakan penumpang ini diperkirakan terjadi secara bertahap selama masa arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Persiapan Operasional Bandara

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang, InJourney Airports menyiapkan sejumlah langkah operasional guna memastikan pelayanan di bandara tetap berjalan dengan lancar. Persiapan ini mencakup penguatan sistem operasional serta peningkatan kualitas layanan bagi penumpang.

Achmad menjelaskan bahwa pengelola bandara berupaya menghadirkan sistem operasional yang lebih terintegrasi agar proses perjalanan penumpang dapat berlangsung secara lebih efisien.

"Operasional ini kita melihat bahwa kebutuhan dari pelanggan bagaimana seamless operation, sehingga ada teknologi-teknologi yang digunakan, kemudian proses-proses dalam operasional bandara yang lebih dipermudah, khususnya dalam pemeriksaan-pemeriksaan di ticketing maupun di penumpang maupun barang," ungkapnya.

Penerapan teknologi serta penyederhanaan prosedur pemeriksaan diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan di bandara. Dengan demikian, antrean penumpang dapat diminimalkan meskipun terjadi peningkatan jumlah pengguna jasa transportasi udara.

Upaya ini juga dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang selama berada di area bandara.

Pengoperasian Posko Lebaran

Selain memperkuat operasional bandara, InJourney Airports juga akan mengoperasikan Posko Lebaran untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik. Posko tersebut akan beroperasi selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung dari 13 hingga 29 Maret 2026.

Selama periode tersebut, seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports akan beroperasi selama dua puluh empat jam penuh. Kebijakan ini diambil untuk memastikan layanan transportasi udara tetap tersedia sepanjang waktu bagi masyarakat.

Perusahaan juga menyiagakan sekitar 16 ribu personel yang akan bertugas di berbagai bandara guna memastikan kelancaran operasional selama periode Lebaran.

"Fasilitas ini sebenarnya tidak hanya untuk angkutan Lebaran, karena kita ketahui bahwa di airport ini safety, security, and compliance itu sangat dominan, sehingga kita melihat dari sisi airside maupun landside seluruh fasilitas dipersiapkan dengan baik," paparnya.

Persiapan tersebut mencakup berbagai aspek operasional bandara, baik di sisi udara maupun darat. Seluruh fasilitas dipastikan dalam kondisi siap untuk menghadapi lonjakan aktivitas penumpang.

Bandara Tersibuk Selama Mudik

Dalam prediksi pergerakan penumpang selama periode Lebaran tahun ini, terdapat beberapa bandara yang diperkirakan akan menjadi pusat aktivitas perjalanan udara. Dua di antaranya adalah Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali.

Achmad menjelaskan bahwa kedua bandara tersebut diperkirakan akan mencatat jumlah penumpang tertinggi selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Berdasarkan data yang dimiliki InJourney Airports, puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan akan mencapai sekitar 179.000 penumpang dalam satu hari.

Sementara itu, puncak arus balik di bandara yang sama diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 198.000 orang.

"Kalau untuk di Bali, hari Sabtu tanggal 14 Maret itu sekitar 67.000 penumpang dan nanti di tanggal 28 Maret sekitar 73.000 penumpang arus baliknya," kata dia.

Lonjakan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya aktivitas perjalanan udara selama musim Lebaran. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pengelola bandara berharap seluruh layanan penerbangan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index