JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) menyiapkan langkah agresif untuk meningkatkan pendapatan pada 2026.
Perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 10% hingga 30%, atau sekitar Rp1,1 triliun hingga Rp1,3 triliun, dari realisasi 2025 yang mencapai Rp1 triliun. “Kami menargetkan pertumbuhan sekitar 10% hingga 30% pada 2026 atau sekitar Rp1,1 triliun sampai Rp1,3 triliun,” ujar Direktur Utama ELPI Eka Taniputra.
Target pertumbuhan ini diyakini dapat dicapai melalui ekspansi armada serta pengembangan lini bisnis baru. Perseroan menekankan pentingnya diversifikasi bisnis ke subsea dan offshore construction untuk mendukung strategi jangka panjang. Langkah ini juga diharapkan memperkuat posisi ELPI di pasar regional yang terus berkembang.
Dengan fokus pada ekspansi armada, ELPI berencana menambah kapal baru serta memperkuat kapasitas operasional. Hal ini sejalan dengan strategi perseroan untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan layanan kepada pelanggan. Perseroan menekankan bahwa pengembangan armada menjadi prioritas utama dalam mendorong pertumbuhan pendapatan.
Alokasi Belanja Modal (Capex) 2026
Untuk mendukung ekspansi, ELPI menyiapkan belanja modal atau capex sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2026. Sebagian besar capex akan dialokasikan untuk pengembangan bisnis subsea dan EPCI (Engineering, Procurement, Construction and Installation). “Sebagian besar capex tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan bisnis subsea serta EPCI yang menjadi fokus diversifikasi perseroan ke depan,” jelas Eka.
Sekitar Rp1 triliun dari total capex ditargetkan terserap pada semester I/2026. Investasi ini digunakan untuk pengadaan kapal baru serta pengembangan aktivitas subsea dan EPCI. Perseroan berharap, dampak dari investasi ini sudah mulai terlihat pada peningkatan pendapatan menjelang akhir tahun.
Sisa capex sebesar Rp500 miliar akan digunakan pada semester II/2026 untuk memperkuat armada dan kapasitas layanan. Strategi ini dianggap penting untuk memastikan kelancaran operasional dan menyiapkan kapasitas tambahan sesuai kebutuhan pasar. Dengan alokasi capex yang terencana, ELPI optimistis dapat memenuhi target pendapatan.
Pengembangan Lini Bisnis Subsea dan EPCI
ELPI menaruh perhatian besar pada bisnis subsea, termasuk survei bawah laut, pemetaan dasar laut, serta instalasi kabel dan pipa bawah laut. Bisnis ini dinilai memiliki potensi besar seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur energi di Asia. Eka menekankan bahwa penguatan lini bisnis ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi jangka panjang perusahaan.
Dengan memperkuat EPCI, ELPI berharap dapat menawarkan layanan yang lebih komprehensif. Perseroan melihat peluang untuk menyediakan solusi terintegrasi bagi proyek-proyek offshore. Langkah ini juga sejalan dengan tren global di sektor energi dan konstruksi bawah laut yang terus meningkat.
Selain itu, perseroan menargetkan peningkatan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi dan peralatan modern. Hal ini diharapkan menambah nilai tambah layanan ELPI dan meningkatkan daya saing perusahaan di pasar regional. Dengan fokus ini, ELPI optimistis dapat menjaga pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan.
Peluang Energi Terbarukan
Eka juga menyoroti peluang di sektor energi terbarukan, khususnya pengembangan offshore wind turbine. Potensi ini mulai berkembang di berbagai negara di benua Asia dan menjadi target strategis ELPI. Perseroan melihat adanya kebutuhan layanan instalasi dan dukungan teknis bagi proyek-proyek energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk diversifikasi bisnis.
Investasi di sektor energi terbarukan dipandang sejalan dengan tren global dan kebijakan energi bersih. Hal ini memungkinkan ELPI untuk mengakses pasar baru sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam industri maritim modern. Selain itu, perseroan berharap pengembangan ini akan menambah pendapatan sekaligus meningkatkan reputasi ELPI di tingkat regional.
Selain offshore wind turbine, perseroan juga mempertimbangkan peluang di proyek-proyek energi berbasis air dan energi laut lainnya. Eka menekankan bahwa diversifikasi energi terbarukan menjadi bagian dari strategi jangka panjang ELPI. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus mendukung transisi energi global.
Rencana Pengadaan Kapal dan Peningkatan Armada
ELPI juga menargetkan pengadaan kapal tambahan sepanjang 2026 untuk memperkuat armada dan kapasitas layanan. Penambahan kapal ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan operasional dan strategi pertumbuhan perusahaan. Perseroan memastikan setiap kapal yang dibeli memenuhi standar teknis dan keselamatan yang tinggi.
Investasi ini juga mendukung layanan subsea dan EPCI yang memerlukan armada khusus. Dengan kapal tambahan, ELPI mampu menyesuaikan kapasitas dengan permintaan proyek yang terus meningkat. Eka menegaskan bahwa penguatan armada menjadi salah satu faktor utama dalam pencapaian target pertumbuhan pendapatan.
Selain pengadaan kapal, perusahaan juga menekankan pemeliharaan armada agar tetap optimal. Strategi ini termasuk perawatan rutin dan modernisasi peralatan untuk mendukung kinerja operasional. Dengan kesiapan armada yang memadai, ELPI optimistis mampu menghadapi kompetisi industri maritim yang semakin ketat.
Harapan dan Optimisme Pertumbuhan ELPI
Eka menyatakan optimisme terhadap pencapaian target pendapatan 2026. Perseroan berharap strategi ekspansi armada, diversifikasi bisnis subsea dan EPCI, serta investasi di energi terbarukan dapat mendorong pertumbuhan yang signifikan.
“Dari investasi sekitar Rp1 triliun tersebut, kami berharap dampaknya sudah mulai terlihat terhadap peningkatan pendapatan pada akhir tahun,” ungkap Eka.
Optimisme ini juga didukung oleh tren pasar regional yang menunjukkan permintaan layanan maritim meningkat. Perseroan menekankan pentingnya kesiapan teknis dan operasional untuk menangkap peluang tersebut. Selain itu, kolaborasi dengan pihak terkait di sektor energi dan konstruksi diharapkan semakin memperkuat posisi ELPI.
Dengan strategi yang terencana dan investasi yang signifikan, ELPI menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 30% pada 2026.
Perseroan optimistis langkah ekspansi dan diversifikasi ini akan memperkuat posisi ELPI di industri pelayaran dan jasa subsea. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis masa depan.