JAKARTA - Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur memutuskan untuk mengubah skema pengadaan Penerangan Jalan Umum di Jalan Kapten Mulyono dengan beralih menggunakan jaringan listrik PLN.
Langkah pengalihan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan teknis serta evaluasi mendalam mengenai efektivitas dan efisiensi pemeliharaan lampu jalan dalam jangka panjang.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan jalan protokol tersebut mendapatkan pencahayaan yang optimal guna menjamin keselamatan para pengguna jalan pada malam hari.
Evaluasi Pemeliharaan dan Keandalan Infrastruktur Jalan
Keputusan untuk meninggalkan rencana penggunaan lampu tenaga surya didasari oleh pengalaman pemeliharaan perangkat serupa yang sering terkendala masalah teknis dan biaya penggantian komponen yang mahal.
Pada Jumat 20 Februari 2026 pemerintah setempat mengungkapkan bahwa instalasi listrik PLN dianggap jauh lebih stabil dan memudahkan tim teknis dalam melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan mendadak di lapangan.
Jalan Kapten Mulyono merupakan salah satu urat nadi transportasi di Sampit yang memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi, sehingga keandalan pencahayaan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.
Dengan menyambung ke jaringan listrik nasional, risiko lampu mati akibat minimnya paparan sinar matahari saat musim penghujan dapat dihilangkan sepenuhnya, sehingga jalan tetap terang benderang.
Biaya operasional bulanan yang harus dibayarkan kepada pihak PLN dinilai lebih terukur dan efisien dibandingkan dengan risiko kerusakan baterai pada sistem tenaga surya yang sering terjadi.
Peningkatan Keamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
Kondisi jalan yang gelap seringkali menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan risiko tindakan kriminalitas di kawasan pemukiman maupun area komersial di sekitarnya.
Dishub Kotim menargetkan pemasangan lampu PJU baru ini dapat segera terealisasi guna memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di luar rumah hingga larut malam secara rutin.
Penggunaan lampu jenis LED yang hemat energi namun memiliki daya pancar cahaya yang kuat akan menjadi pilihan utama dalam standarisasi lampu jalan di sepanjang jalur Kapten Mulyono.
Selain memberikan manfaat keamanan, pencahayaan yang tertata rapi juga akan menambah estetika keindahan kota Sampit pada malam hari, menjadikannya lebih hidup dan terlihat lebih modern.
Masyarakat menyambut baik rencana pengalihan ini karena mereka lebih mengutamakan kepastian lampu yang menyala konsisten setiap malam daripada teknologi yang canggih namun sulit dirawat.
Koordinasi Intensif Antara Pemerintah Daerah dan Pihak PLN
Proses transisi rencana ini kini memasuki tahap koordinasi teknis terkait penentuan titik tiang serta penyambungan daya yang diperlukan untuk menerangi seluruh panjang jalan tersebut.
Pihak PLN menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemerintah daerah dalam hal elektrifikasi fasilitas publik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat luas di Kotim.
Penyusunan anggaran juga tengah disesuaikan agar proses pengadaan tiang dan kabel serta instalasi lainnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif yang berarti pada tahun anggaran ini.
Kerjasama lintas instansi ini diharapkan menjadi contoh sinergi yang baik dalam pembangunan infrastruktur daerah yang mengutamakan kepentingan rakyat di atas segala-galanya.
Evaluasi terhadap kinerja PJU berbasis listrik PLN ini nantinya akan menjadi acuan bagi Dishub dalam menentukan skema penerangan jalan di lokasi-lokasi strategis lainnya di wilayah Kotawaringin Timur.
Harapan Masyarakat Terhadap Terangnya Jalur Kapten Mulyono
Para pedagang yang berjualan di sepanjang jalan tersebut berharap pemasangan lampu segera dilakukan agar usaha mereka dapat berjalan lebih lama hingga malam hari dengan suasana yang nyaman.
Dukungan masyarakat sangat diperlukan terutama dalam menjaga aset PJU dari tindakan vandalisme atau perusakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan kepentingan umum.
Pemerintah daerah berjanji akan terus melakukan inovasi dalam pengelolaan fasilitas kota agar setiap rupiah dari pajak yang dibayarkan rakyat kembali dalam bentuk manfaat pembangunan yang nyata.
Terangnya Jalan Kapten Mulyono akan menjadi simbol kemajuan daerah sekaligus bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan serta kenyamanan bagi seluruh warga Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dengan perencanaan yang matang dan peralihan skema yang tepat, diharapkan masalah kegelapan di jalan protokol ini dapat segera tuntas dan memberikan dampak positif bagi ekonomi serta sosial masyarakat.