BRI Catat Laba Bersih Rp60,64 Triliun di 2024: Komitmen kepada UMKM Buahkan Hasil Cemerlang

Jumat, 14 Februari 2025 | 14:00:09 WIB
BRI Catat Laba Bersih Rp60,64 Triliun di 2024: Komitmen kepada UMKM Buahkan Hasil Cemerlang

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menorehkan prestasi gemilang di tahun 2024 dengan membukukan laba bersih konsolidasian senilai Rp60,64 triliun. Capaian ini diraih di tengah tekanan ekonomi global yang turut mempengaruhi perekonomian domestik, sekaligus menjadi bukti ketangguhan BRI dalam menciptakan nilai bagi para pemegang saham dan memajukan ekonomi kerakyatan.

Prioritas UMKM Tak Halangi Pertumbuhan

Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta baru-baru ini, Direktur Utama BRI, Sunarso, menyatakan bahwa fokus BRI pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap menghasilkan performa positif bagi perusahaan. "Pencapaian ini menunjukkan resiliensi kinerja dan kemampuan BRI dalam meng-create value secara konsisten bagi pemegang saham, pemangku kepentingan, serta masyarakat luas," ujar Sunarso dalam siaran pers, Jumat, 14 Februari 2025.

Kinerja Kredit dan Aset BRI

Sepanjang tahun 2024, BRI berhasil mencapai total aset sebesar Rp1.992,98 triliun, meningkat 1,42% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut didorong oleh strategi penyaluran kredit yang selektif dan berkualitas. Kredit yang disalurkan mencapai Rp1.354,64 triliun, tumbuh 6,97% yoy, dengan dominasi portofolio UMKM sebesar 81,97% atau senilai Rp1.110,37 triliun.

Perbaikan juga terwujud dalam kualitas pinjaman BRI. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) turun dari 2,95% pada akhir 2023 menjadi 2,78% di akhir 2024. Sementara itu, BRI memastikan pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage mencapai 215,01%.

Strategi Digital dan Penguatan Likuiditas

Pencapaian lain yang menjadi sorotan adalah keberhasilan BRI dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp1.365,45 triliun dengan dominasi dana murah (Current Account Saving Account/CASA) sebesar 67,30% atau Rp918,98 triliun. Hal ini tidak terlepas dari strategi digital BRI melalui peningkatan transaksi berbasis pengguna Super App BRImo, yang kini telah mencapai 38,61 juta pengguna, naik 22,12% yoy. Volume transaksi melalui BRImo juga mengalami lonjakan 34,57% hingga mencapai Rp5.596 triliun.

Kondisi likuiditas BRI tetap solid dengan Loan Deposit Ratio (LDR) di angka 88,85% dan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) mencapai 26,63%.

Inisiatif Pemberdayaan UMKM Berkelanjutan

Sebagai agen pembangunan, BRI terus memperkokoh ekonomi kerakyatan melalui berbagai inisiatif pemberdayaan UMKM. Holding Ultra Mikro (UMi) sebagai hasil sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM telah memperluas jangkauan layanan keuangan hingga 1.032 outlet Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum), melayani lebih dari 180 juta nasabah simpanan dan 36,9 juta nasabah pinjaman.

BRI juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp184,98 triliun pada tahun 2024, yang menjangkau lebih dari 4 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Jaringan AgenBRILink berhasil meningkat menjadi 1,06 juta agen, tersebar di lebih dari 67 ribu desa dengan volume transaksi mencapai Rp1.583 triliun.

Program Desa BRILian juga diperkuat dengan membina 4.327 desa di seluruh Nusantara. Sementara itu, BRI terus mendukung digitalisasi UMKM melalui berbagai platform seperti PARI, Klasterku Hidupku, LinkUMKM, dan Rumah BUMN guna mengoptimalkan potensi UMKM dengan strategi digital.

Di akhir paparannya, Sunarso menegaskan kembali komitmen perusahaan. "Di tengah tantangan pasar, BRI tetap fokus memberdayakan UMKM sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia," pungkasnya.

Dengan berbagai strategi dan inovasi yang telah diterapkan, BRI optimis dapat terus mendukung stabilitas perekonomian nasional dan menjaga komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Terkini

Jadwal Bus DAMRI Jogja Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:34 WIB

Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:33 WIB

Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:32 WIB

Bukit Uluwatu Serap Dana Rights Issue Rp492,83 Miliar

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:30 WIB

PGEO Kejar Kapasitas 1 GW dengan Ekspansi Panas Bumi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:27 WIB