Pasar Modal Indonesia Catat Rekor, Jumlah Investor Tembus 15 Juta SID di Awal 2025

Selasa, 11 Februari 2025 | 20:42:31 WIB
Pasar Modal Indonesia Catat Rekor, Jumlah Investor Tembus 15 Juta SID di Awal 2025

Jakarta - Pasar modal Indonesia kembali mencetak sejarah dengan jumlah investor yang berhasil menembus angka 15 juta single investor identification (SID) pada akhir Januari 2025. Pencapaian ini membuktikan adanya pertumbuhan yang signifikan dan minat yang semakin meningkat dari masyarakat terhadap investasi di pasar modal, menjadikannya fondasi kuat untuk pengembangan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Menurut data yang dirilis oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), hingga 30 Januari 2025, jumlah investor di pasar modal telah mencapai angka impresif 15.161.166 SID. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, pertumbuhan ini menunjukkan kenaikan sebesar 289.527 SID. Bahkan, angka pertumbuhan di Januari 2025 ini lebih dari dua kali lipat peningkatan yang terjadi pada Januari 2024, yang hanya sebesar 144.888 SID, Selasa, 11 Februari 2025.

Iman Rachman, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), menegaskan peran vital yang dimainkan pasar modal dalam perekonomian Indonesia. "Bersama-sama, kita dapat mewujudkan cita-cita besar untuk ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan," ungkapnya. Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen BEI dalam mendukung pertumbuhan pasar modal sebagai pilar utama ekonomi nasional.

Selama tahun 2024, BEI aktif menggelar 34.676 kegiatan edukasi dengan total peserta mencapai 59,66 juta orang. Program edukasi ini dilaksanakan dalam bentuk daring, luring, serta hybrid, sebagai bagian dari kampanye "Aku Investor Saham" yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya investasi di pasar modal. Kampanye pendidikan ini menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi pada peningkatan dramatis dalam jumlah investor.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa potensi pertumbuhan pasar modal Indonesia masih sangat besar, terutama jika dibandingkan dengan total populasi Indonesia yang kini lebih dari 280 juta jiwa. "Oleh karena itu, BEI akan terus memperluas jangkauan edukasi ke seluruh lapisan masyarakat," jelas Jeffrey, menyoroti strategi jangka panjang BEI untuk memastikan partisipasi masyarakat yang lebih luas dan inklusif.

Pencapaian 15 juta SID ini tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi pasar modal Indonesia, tetapi juga mencerminkan optimisme masyarakat terhadap investasi di sektor ini. Dengan meningkatnya literasi keuangan dan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas investasi, pasar modal Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu sektor andalan dalam perekonomian nasional.

SEK regulator dan berbagai pelaku industri terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan yang ada dengan mengimplementasikan berbagai inisiatif dan kebijakan yang mendukung investasi di pasar modal. Hal ini termasuk peningkatan aksesibilitas, keamanan, dan kenyamanan bagi para investor, baik yang baru memulai maupun yang sudah berpengalaman.

Di tengah tantangan ekonomi global, pasar modal Indonesia menunjukkan resilience dan daya tarik yang semakin besar bagi para investor domestik dan asing. Dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, serta upaya berkelanjutan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, menjadi faktor kunci suksesnya pertumbuhan yang mengesankan ini.

Dalam waktu dekat, BEI berencana untuk meluncurkan inisiatif baru yang akan lebih mendorong pertumbuhan investor ritel di Indonesia. Upaya ini bagian dari strategi komprehensif untuk mengoptimalkan potensi pasar modal sebagai mesin penggerak ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Dengan pencapaian yang telah diraih ini, pasar modal Indonesia siap menyongsong tahun-tahun mendatang dengan optimisme yang tinggi, membawa dampak positif bagi ekonomi nasional dan menyediakan peluang investasi yang menguntungkan bagi masyarakat luas. Dengan arah kebijakan yang tepat dan edukasi yang terus diperluas, pasar modal Indonesia diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi lebih inklusif, memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh lapisan masyarakat.

Terkini

Jadwal Bus DAMRI Jogja Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:34 WIB

Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:33 WIB

Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:32 WIB

Bukit Uluwatu Serap Dana Rights Issue Rp492,83 Miliar

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:30 WIB

PGEO Kejar Kapasitas 1 GW dengan Ekspansi Panas Bumi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:27 WIB