JAKARTA - PT Pertamina Hulu Mahakam atau PHM secara resmi telah memulai operasional sumur baru di lapangan Sisi Nubi untuk memperkuat kedaulatan energi nasional Indonesia.
Langkah strategis ini dilakukan melalui pengeboran yang intensif di wilayah kerja Delta Mahakam guna meningkatkan volume produksi gas bumi bagi kebutuhan domestik saat ini.
Keberhasilan proyek ini menjadi angin segar bagi industri hulu migas tanah air dalam upaya mengejar target produksi satu juta barel minyak per hari nantinya.
Optimasi Produksi Gas Di Delta Mahakam
Pihak manajemen PHM menyatakan bahwa pengembangan lapangan Sisi Nubi merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus melakukan investasi pada aset-aset yang sudah matang.
Melalui penerapan teknologi pengeboran yang mutakhir tim di lapangan berhasil mempercepat durasi pengerjaan tanpa mengesampingkan aspek keselamatan kerja yang sangat ketat bagi seluruh personel.
Produksi gas dari sumur baru ini diharapkan dapat segera terintegrasi dengan jaringan pipa distribusi utama untuk memenuhi permintaan sektor industri dan kelistrikan nasional secara luas.
Kontribusi Bagi Ketahanan Energi Nasional
Penambahan pasokan gas pada Senin 2 Maret 2026 ini membuktikan bahwa potensi cadangan energi di Kalimantan Timur masih sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan lebih lanjut.
Pertamina terus berupaya menahan laju penurunan produksi alamiah dengan melakukan berbagai inovasi teknik pengeboran serta pemeliharaan fasilitas produksi yang ada di wilayah Delta Mahakam.
Keberhasilan operasional di lapangan Sisi Nubi ini juga memberikan dampak positif bagi penerimaan negara serta penciptaan lapangan kerja bagi putra-putri daerah di wilayah sekitar operasi.
Inovasi Teknologi Pengeboran Lepas Pantai
Dalam menjalankan proyek ini PHM menggunakan metode pengeboran yang lebih efisien guna menekan biaya operasional namun tetap menghasilkan output produksi yang maksimal di setiap sumur.
Koordinasi yang solid antara tim teknis di kantor pusat dengan para pekerja di anjungan lepas pantai menjadi kunci utama kesuksesan pengoperasian sumur gas baru tersebut.
Penggunaan peralatan pengeboran modern memungkinkan perusahaan untuk menjangkau lapisan cadangan gas yang sebelumnya sulit ditembus dengan metode konvensional yang digunakan pada masa lalu di area ini.
Komitmen Terhadap Aspek Lingkungan Hidup
Selain fokus pada target produksi perusahaan juga tetap memprioritaskan kelestarian ekosistem di wilayah Delta Mahakam yang merupakan daerah sensitif secara lingkungan bagi masyarakat lokal.
Seluruh proses pengeboran dan produksi gas di lapangan Sisi Nubi dilakukan dengan standar pengelolaan limbah yang sangat ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.
Pertamina berkomitmen untuk menjalankan bisnis migas yang berkelanjutan dengan terus menjalin komunikasi yang baik bersama pemerintah daerah dan masyarakat adat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Proyeksi Masa Depan Blok Mahakam
Ke depan pihak PHM berencana untuk terus melakukan eksplorasi di struktur-struktur baru guna mencari tambahan cadangan migas yang signifikan di seluruh area kerja Delta Mahakam.
Dukungan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas sangat penting dalam mempercepat proses perizinan operasional pengeboran.
Dengan semangat kemandirian energi nasional Pertamina optimistis bahwa Blok Mahakam akan tetap menjadi tulang punggung bagi pasokan gas bumi Indonesia untuk waktu yang sangat lama.