Wapres Gibran Tegaskan UMKM Harus Jadi Pilar Utama Ekonomi Negara

Kamis, 19 Februari 2026 | 09:05:31 WIB
Wapres Gibran Tegaskan UMKM Harus Jadi Pilar Utama Ekonomi Negara

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia terletak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pernyataan ini disampaikan saat menerima jajaran pengurus Idepreneurs Club di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Wapres menekankan bahwa membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif merupakan kunci untuk memperkuat ekonomi nasional dari level paling bawah.

Menurutnya, komunitas bisnis tidak boleh hanya berfokus pada pengusaha besar, melainkan juga harus aktif memberdayakan pelaku usaha mikro, ultramikro, dan para perintis usaha. 

Pendekatan ini diyakini mampu memperluas basis ekonomi produktif sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi nasional. Selaras dengan hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan agar pembangunan ekonomi berpihak pada penguatan ekonomi rakyat dan peningkatan produktivitas UMKM.

Mendorong Ekosistem Kewirausahaan Inklusif

Wapres mengimbau komunitas pengusaha seperti Idepreneurs Club untuk terus merangkul pelaku usaha mikro dan perintis. Ekosistem yang solid dinilai mampu memperkuat kapasitas, memperluas jaringan bisnis, dan membuat dukungan pemerintah lebih efektif. 

Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas bisnis menjadi fondasi bagi pertumbuhan wirausaha.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres menekankan pentingnya memadukan kreativitas dan inovasi teknologi dalam mendukung pengusaha kecil. Langkah-langkah yang terencana akan mempercepat transformasi UMKM agar naik kelas. Dengan pendekatan ini, usaha mikro dan ultramikro memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Dialog dan Dukungan bagi UMKM

Sekretaris Jenderal Idepreneurs Club, Ahmad Rifqi, menjelaskan bahwa Wapres mendorong komunitas untuk tetap peduli pada pengusaha kecil bahkan yang baru memulai usaha. 

“Beliau berpesan agar kami terus bergerak dan menghimpun para pengusaha. Jika ada yang fokus pada pengusaha besar, kami diminta tetap peduli pada yang kecil,” ungkap Ahmad.

Selain itu, pertemuan ini menjadi ruang dialog mengenai tantangan yang dihadapi UMKM, mulai dari akses permodalan hingga perluasan pasar. Wapres menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan konkret agar UMKM tumbuh berkelanjutan. 

Ahmad menambahkan bahwa ruang dialog tersebut menunjukkan komitmen negara untuk hadir dan mendukung pengusaha dari segala level.

Pengalaman Idepreneurs Club dalam Mendampingi UMKM

Ahmad juga memaparkan pengalaman Idepreneurs Club dalam mendampingi pelaku usaha kecil. Komunitas ini membantu penguatan kapasitas, akses jejaring, dan keberanian memulai usaha bagi pengusaha pemula. Langkah-langkah kecil yang dilakukan menurut Wapres menjadi fondasi awal agar perputaran ekonomi negara terus bergerak.

Idepreneurs Club didirikan pada 2016 oleh sekelompok pemuda dengan visi mendorong pertumbuhan wirausaha di Indonesia. Dari lima anggota awal, komunitas ini kini berkembang menjadi lebih dari 2.500 anggota aktif yang membangun pola pikir kewirausahaan. 

Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja yang produktif.

Harapan Masa Depan dan Sinergi Pengusaha

Dalam pertemuan tersebut, Wapres menekankan perlunya sinergi antara pemerintah dan komunitas pengusaha. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan UMKM dan wirausaha baru. 

Ahmad menuturkan bahwa langkah-langkah komunitas yang bersentuhan langsung dengan pengusaha kecil mampu memperkuat kapasitas dan memperluas jaringan bisnis anggota.

Turut hadir Founder Idepreneurs Club Prianto Indra, Ketua Umum Vincent Witarsa, Bendahara Umum Satya Jaya Sakti, serta 19 anggota lainnya. Diskusi ini menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan UMKM sebagai pilar utama ekonomi nasional. 

Wapres meyakini bahwa ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan dukungan pemerintah akan menjadikan UMKM lebih tangguh dan berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Terkini