Keamanan Bandara Soekarno Hatta Diperketat Jelang Libur Imlek

Selasa, 10 Februari 2026 | 12:51:39 WIB
Keamanan Bandara Soekarno Hatta Diperketat Jelang Libur Imlek

JAKARTA - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, aktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperkirakan meningkat signifikan. Selain lonjakan penumpang, potensi gangguan lalu lintas dan kondisi cuaca menjadi perhatian utama aparat keamanan. 

Untuk memastikan kelancaran mobilitas dan kenyamanan pengguna jasa penerbangan, pengamanan di kawasan bandara tersibuk di Indonesia ini pun diperkuat secara menyeluruh.

Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengambil langkah antisipatif dengan menambah personel serta memperketat pengawasan di sejumlah titik strategis. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Imlek 2026.

Penguatan Personel Di Seluruh Area Terminal

Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan kawasan bandara menjelang perayaan Imlek. Penempatan personel difokuskan pada area terminal dan akses keluar-masuk bandara yang berpotensi mengalami kepadatan.

"Kita libatkan ada kurang lebih mungkin 140-an personel, di luar termasuk juga yang di pos-pos Polsek sektor di masing-masing terminal 1, 2, dan 3," ujar Widwan.

Menurut Widwan, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempercepat respons jika terjadi gangguan keamanan. Selain personel Polresta, aparat di tingkat sektor juga disiagakan untuk memastikan pengamanan berjalan optimal di seluruh area operasional bandara.

Penguatan ini tidak hanya difokuskan pada jam-jam sibuk keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga dilakukan secara berkelanjutan sepanjang periode libur Imlek. Dengan demikian, pengguna jasa penerbangan dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir terhadap aspek keamanan.

Antisipasi Genangan Dan Akses Jalan Menuju Bandara

Selain aspek keamanan, Polresta Bandara Soekarno-Hatta turut memberi perhatian pada potensi gangguan akses akibat faktor cuaca. Musim hujan yang masih berlangsung dinilai berpotensi menimbulkan genangan air di sejumlah ruas jalan menuju bandara.

Widwan menyebutkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan guna mengantisipasi kondisi tersebut. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan di depan Hotel Ibis Style yang kerap mengalami genangan saat hujan deras.

"Di musim hujan ini kadang-kadang ada genangan di depan Hotel Ibis Style. Kami juga sudah koordinasi dengan stakeholder untuk menyiapkan pompa air yang dapat membantu segera mengeringkan sehingga jalan dapat digunakan di tiga jalur itu. Termasuk juga nanti di terminal-terminal pemberangkatan, itu mungkin," jelas Widwan.

Langkah antisipatif ini dinilai penting agar arus kendaraan menuju bandara tetap lancar. Dengan akses jalan yang terjaga, risiko keterlambatan penumpang akibat kemacetan atau banjir dapat diminimalkan selama periode libur Imlek.

Pengawasan Kamtibmas Diperluas Selama Libur Imlek

Sebagai otoritas keamanan di kawasan bandara, Polresta Bandara Soekarno-Hatta juga meningkatkan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengawasan ini mencakup berbagai subsektor yang dinilai rawan selama masa liburan.

Menurut Widwan, peningkatan aktivitas masyarakat sering kali diikuti oleh meningkatnya potensi gangguan kamtibmas. Oleh karena itu, aparat keamanan akan lebih intensif melakukan patroli dan pemantauan di area publik bandara.

"Kami akan mempertebal anggota kami di lapangan untuk dapat melayani para pengguna jasa penerbangan," kata Widwan.

Pengawasan tidak hanya dilakukan di dalam terminal, tetapi juga di area parkir, jalur penghubung antarterminal, serta akses transportasi umum. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan bandara yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pengguna jasa.

Sinergi Lintas Pihak Jaga Kenyamanan Penumpang

Pengamanan Bandara Soekarno-Hatta menjelang Imlek tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata. Sinergi dengan berbagai stakeholder, termasuk pengelola bandara, otoritas transportasi, dan instansi terkait lainnya, menjadi kunci keberhasilan pengamanan.

Koordinasi lintas pihak dilakukan untuk memastikan seluruh aspek operasional bandara berjalan selaras, mulai dari keamanan, kelancaran lalu lintas, hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Dengan kerja sama tersebut, respons terhadap potensi gangguan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi.

Langkah penguatan keamanan ini sekaligus mencerminkan kesiapan aparat dalam menghadapi momen libur panjang dan perayaan besar. Harapannya, seluruh penumpang dapat merayakan Imlek dengan tenang, sementara aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tetap berlangsung aman dan lancar.

Terkini