JAKARTA - Layanan Kereta Rel Listrik Solo–Jogja kembali beroperasi normal untuk melayani mobilitas masyarakat lintas wilayah.
Rute perjalanan melayani jalur Palur hingga Stasiun Tugu Yogyakarta. Moda transportasi ini menjadi pilihan utama karena cepat, terjangkau, dan terjadwal.
KRL Solo–Jogja menghubungkan wilayah Solo Raya dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Jalur ini dilalui setiap hari oleh ribuan penumpang dari berbagai latar belakang. Pekerja, pelajar, dan wisatawan memanfaatkan layanan ini untuk aktivitas harian.
Keberadaan KRL membantu mengurangi kepadatan lalu lintas antarkota. Waktu tempuh yang konsisten menjadi keunggulan utama. Efisiensi perjalanan membuat KRL semakin diminati masyarakat.
Jalur Strategis dan Stasiun yang Dilalui
Perjalanan KRL Solo–Jogja melintasi total 13 stasiun. Jalur ini menghubungkan kawasan timur Kota Solo hingga pusat Kota Yogyakarta. Setiap stasiun menjadi titik penting pergerakan penumpang.
Stasiun yang dilalui mencakup Palur, Solo Jebres, Solo Balapan, dan Purwosari. Perjalanan berlanjut melalui Gawok, Delanggu, Ceper, dan Klaten. Setelah itu, kereta melintasi Srowot, Brambanan, Maguwoharjo, Lempuyangan, hingga Tugu Yogyakarta.
Konektivitas antarstasiun memudahkan penumpang menjangkau berbagai tujuan. Akses menuju pusat pendidikan, perkantoran, dan kawasan wisata menjadi lebih mudah. Jalur ini mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Imbauan Penumpang di Tengah Aktivitas Tinggi
Tingginya aktivitas masyarakat membuat kepadatan penumpang kerap terjadi. Kondisi ini biasanya meningkat menjelang akhir pekan. Calon penumpang disarankan memperhatikan jadwal keberangkatan.
Perencanaan waktu perjalanan menjadi faktor penting agar tidak tertinggal kereta. Kedatangan lebih awal ke stasiun dapat mengurangi risiko antrean panjang. Langkah ini membantu perjalanan menjadi lebih nyaman.
Pemantauan jadwal secara berkala juga dianjurkan. Informasi keberangkatan membantu penumpang menyesuaikan agenda. Ketepatan waktu menjadi kunci kelancaran perjalanan.
Jadwal Keberangkatan KRL Solo Jogja
Stasiun Palur melayani keberangkatan pada pukul 05.00, 06.05, 07.15, 08.56, 10.40, 12.50, 13.43, 15.35, 16.35, 18.05, 19.45, dan 20.42 WIB. Stasiun Solo Jebres melayani pukul 05.06, 06.11, 07.21, 09.02, 10.46, 12.56, 13.49, 15.41, 16.41, 18.11, 19.51, dan 20.48 WIB. Stasiun Solo Balapan melayani pukul 05.13, 06.18, 07.27, 09.08, 10.52, 13.03, 13.55, 15.48, 16.47, 18.19, 20.01, dan 21.54 WIB.
Stasiun Purwosari melayani pukul 05.18, 06.23, 07.32, 09.13, 10.57, 13.08, 14.00, 15.53, 16.52, 18.24, 20.06, dan 20.59 WIB. Stasiun Gawok melayani pukul 05.26, 06.31, 07.40, 09.20, 11.04, 13.16, 14.07, 16.01, 16.59, 18.31, 20.14, dan 21.06 WIB. Stasiun Delanggu melayani pukul 05.32, 06.37, 07.46, 09.26, 11.10, 13.22, 14.13, 16.07, 17.05, 18.37, 20.20, dan 21.12 WIB.
Stasiun Ceper melayani pukul 05.39, 06.44, 07.53, 09.46, 11.17, 13.29, 14.20, 16.14, 17.12, 18.44, 20.27, dan 21.19 WIB. Stasiun Klaten melayani pukul 05.48, 06.53, 08.02, 09.55, 11.26, 13.38, 14.26, 16.23, 17.21, 18.53, 20.36, dan 21.28 WIB. Stasiun Srowot melayani pukul 05.55, 07.00, 08.09, 10.02, 11.33, 13.45, 14.36, 16.30, 17.28, 19.00, 20.43, dan 21.35 WIB.
Stasiun Brambanan melayani pukul 06.01, 07.06, 08.15, 10.08, 11.39, 13.52, 14.42, 16.36, 17.34, 19.06, 20.49, dan 21.41 WIB. Stasiun Maguwoharjo melayani pukul 06.10, 07.15, 08.24, 10.16, 11.47, 14.00, 14.50, 16.44, 17.42, 19.14, 20.57, dan 21.49 WIB. Stasiun Lempuyangan melayani pukul 06.19, 07.25, 08.35, 10.23, 11.55, 14.08, 15.01, 16.52, 17.49, 19.21, 21.05, dan 21.57 WIB.
Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi stasiun akhir kedatangan. Kereta tiba pada pukul 06.23, 07.29, 08.39, 10.27, 11.59, 14.12, 15.06, 16.56, 17.55, 19.25, 21.09, dan 22.01 WIB. Jadwal ini menjadi acuan utama perjalanan.
KRL Jadi Tulang Punggung Transportasi
KRL Solo–Jogja terus menjadi tulang punggung transportasi massal wilayah ini. Layanan yang konsisten mendukung aktivitas masyarakat setiap hari. Moda ini menawarkan keandalan dan efisiensi perjalanan.
Ketepatan waktu menjadi faktor utama kepercayaan penumpang. KRL memudahkan mobilitas tanpa harus menghadapi kemacetan jalan raya. Transportasi massal ini menjadi solusi berkelanjutan.
Dengan jadwal teratur dan jangkauan luas, KRL Solo–Jogja tetap relevan. Mobilitas lintas kota dapat terlayani dengan baik. Peran KRL semakin penting dalam mendukung aktivitas regional.