Inggris Dukung Indonesia Bangun 1.500 Kapal Ikan Secara Bersama

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:44:52 WIB
Inggris Dukung Indonesia Bangun 1.500 Kapal Ikan Secara Bersama

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Pemerintah Inggris mendukung rencana Indonesia membangun 1.500 kapal tangkap ikan melalui kerja sama maritim dua negara yang merupakan salah satu pembahasan pertemuan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. 

Dukungan ini menjadi sinyal kuat bahwa kerja sama bilateral tidak hanya sebatas diplomasi, tetapi juga dapat berkontribusi langsung pada pembangunan sektor maritim Indonesia.

Di Kantor PM Inggris, 10 Downing Street, London, Selasa, 20 Januari 2026 siang waktu setempat, Presiden Prabowo dan PM Starmer bertemu selama sejam lebih membahas kemitraan strategis baru dua negara, kemudian kerja sama bidang maritim, dan peluang kerja sama bidang pendidikan. 

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada kebutuhan strategis Indonesia.

Kapal Ikan untuk Mendukung Nelayan dan Peningkatan Protein Nasional

"(Kerja sama, red.) di bidang maritim, mereka (Inggris, red.) akan dukung rencana kita membangun 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu," kata Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Lancaster House, London, Selasa sore. 

Pernyataan ini menunjukkan bahwa rencana pembangunan kapal ikan merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk meningkatkan kapasitas armada perikanan nasional.

Presiden kemudian menekankan 3/4 wilayah Indonesia adalah lautan. Artinya, negara perlu hadir memenuhi kebutuhan nelayan melaut dengan kapal-kapal yang mumpuni. 

Jika kebutuhan nelayan itu terpenuhi, Prabowo yakin hasil tangkapan ikan dan boga bahari lainnya pun dapat meningkat sehingga tingkat konsumsi protein rakyat Indonesia turut bertambah.

Peningkatan Kualitas Hidup Nelayan dan Desa Pesisir

"Kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita. Kita ingin meningkatkan kualitas hidup para nelayan. Kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat. Jadi, (kerja sama maritim dengan Inggris, red.) ini sangat strategis bagi kita. Ini akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di bidang maritim," ujar Presiden Prabowo.

"Dan, saya ingatkan 3/4 tanah air kita itu adalah laut ya, dan konsumsi protein kita, oleh rakyat kita, masih terlalu rendah. Kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi," sambung Presiden. 

Pernyataan ini menegaskan bahwa pembangunan kapal tangkap ikan bukan sekadar proyek industri, tetapi juga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan ketahanan pangan nasional.

Babcock Jadi Mitra Strategis dalam Pembangunan Kapal

Dalam pertemuan empat mata dengan PM Starmer, Presiden Prabowo menyampaikan dirinya telah menemui CEO Babcock dalam rangkaian lawatannya di Inggris minggu ini. Babcock merupakan galangan kapal Inggris yang menjadi mitra dalam pembangunan kapal tangkap ikan Indonesia.

"Kami sangat antusias untuk menindaklanjuti kerja sama bidang maritim ini. Saya pikir ini akan, akan sangat penting dan strategis untuk Indonesia. Kerja sama ini juga menjadi bagian vital dari perkembangan ekonomi maritim kami," kata Presiden Prabowo ke PM Starmer.

Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah besar untuk memperkuat sektor maritim nasional sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis laut.

Terkini