JAKARTA - Merencanakan liburan ke luar negeri kini tidak lagi sekadar memilih tempat indah, tetapi juga mengikuti tren global yang diprediksi akan ramai dikunjungi wisatawan dunia.
Pada tahun 2026, sejumlah destinasi diperkirakan menjadi primadona baru, seiring perubahan selera pelancong yang kini mengincar pengalaman unik, berkelas, dan berbeda dari jalur wisata konvensional. Para pakar perjalanan internasional pun mulai mengungkap destinasi mana saja yang diprediksi bakal bersinar sepanjang tahun ini.
Melansir Independent, para ahli perjalanan sepakat bahwa setidaknya ada tujuh destinasi dunia yang akan menjadi incaran wisatawan pada 2026.
Lokasinya tersebar dari Eropa, Asia, hingga Afrika, dengan karakter dan daya tarik yang beragam. Rekomendasi ini dinilai relevan bagi siapa pun yang tengah menyusun rencana liburan dan ingin berada selangkah lebih depan dari tren pariwisata global.
Tren Wisata Global Semakin Beragam
Para pakar menilai bahwa tren perjalanan pada 2026 akan semakin beragam dan tidak lagi terpusat pada destinasi mainstream semata. Wisatawan kini mencari keseimbangan antara keindahan alam, pengalaman budaya, serta fasilitas modern yang menunjang kenyamanan.
Hal ini membuat beberapa destinasi lama kembali bersinar dengan wajah baru, sementara negara-negara yang sebelumnya kurang dilirik mulai naik daun.
Selain faktor keindahan, akses transportasi, pengembangan infrastruktur, dan kebijakan pariwisata yang lebih selektif turut memengaruhi popularitas suatu destinasi. Beberapa negara bahkan mulai menerapkan pembatasan tertentu demi menjaga kualitas pariwisata dan kehidupan masyarakat lokal.
Destinasi Favorit Dengan Daya Tarik Unik
Berikut adalah destinasi dunia yang diprediksi akan menjadi trending pada 2026, berdasarkan pandangan para pakar perjalanan internasional.
1. Mallorca
Pulau di Spanyol ini tengah naik daun sebagai destinasi wisata mewah. Perusahaan perjalanan eksklusif A Small World menyebut Mallorca sebagai “‘It’ Island”, yang menandakan statusnya sebagai destinasi primadona. CEO A Small World, Zain Richardson, mengatakan bahwa keunggulan Mallorca terletak pada keragamannya.
“Apa yang membuat Mallorca menonjol dari pulau-pulau Spanyol lainnya adalah keragamannya. Kamu bisa menikmati pesona bohemian desa-desa di sana yang bangunannya dari batu, hiruk-pikuk restoran, galeri Palma, garis pantai yang tenang dan pantai berpasir yang panjang,” jelasnya.
Infrastruktur yang semakin baik dan akses transportasi yang mudah menjadi nilai tambah, meski pemerintah setempat kini memperketat aturan demi mengendalikan pariwisata berlebihan.
2. Amerika Serikat
Meski situasi politiknya dinilai tidak stabil, Amerika Serikat tetap diprediksi ramai dikunjungi pada 2026. Tahun ini bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan AS dan 100 tahun Route 66 yang ikonik. Selain itu, AS juga menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA.
Berbagai festival, pesta kembang api, hingga perayaan sejarah besar-besaran akan digelar. Tren wisata langit gelap atau dark sky tourism juga berkembang pesat di negara bagian seperti Utah, Arizona, dan Idaho.
3. Mozambik
Mozambik muncul sebagai destinasi menarik bagi wisatawan pencinta alam. Meski wilayah utara yang berbatasan dengan Tanzania tidak disarankan untuk dikunjungi, pendiri Original Travel, Tom Barber, menyebut wilayah lain Mozambik aman dan layak dijelajahi.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Taman Nasional Gorongosa yang kini bangkit sebagai pusat konservasi satwa. “Mereka telah melakukan upaya konservasi yang luar biasa.
Tempat itu memiliki segalanya mulai dari singa, gajah, kerbau, dan kijang,” kata Barber.
Mozambik juga menawarkan kombinasi safari dan pantai. “Itu sangat indah, ada beberapa pulau yang menakjubkan, di mana Anda akan menemukan hiu paus, manta, lumba-lumba, dan penyu,” tambahnya.
4. Kirgistan
Kirgistan diprediksi menjadi permata tersembunyi Asia Tengah pada 2026. Negara ini menawarkan pegunungan spektakuler, jalur berkuda, serta alam liar yang masih asli. Rilis film dokumenter karya Alexandra Tolstoy yang menyoroti keindahan Kirgistan turut meningkatkan pamornya.
Destinasi unggulan mencakup Danau Köl-Suu, Köl-Tör, Cagar Biosfer Sary-Chelek, serta ibu kota Bishkek yang dikenal dengan kuliner dan kehidupan malamnya.
5. Kolombia
Kolombia kini bertransformasi dari destinasi backpacker menjadi tujuan wisata modern dan mewah dengan kekayaan budaya. Lonely Planet bahkan menempatkan Cartagena sebagai salah satu dari 10 destinasi terbaik dunia pada 2026.
Pembukaan hotel Four Seasons Cartagena di kawasan Getsemaní pada awal 2026 semakin memperkuat citra tersebut. Kota Bogotá dan Medellin juga menawarkan suasana dinamis, sementara desa Guatape dan El Penol direkomendasikan untuk pencinta alam.
6. Korea Selatan
Korea Selatan diprediksi akan semakin populer berkat pengaruh K-pop dan industri perawatan kulitnya. Tingginya minat wisatawan mendorong maskapai Virgin Atlantic meluncurkan penerbangan langsung dari London Heathrow ke Seoul pada Maret 2026.
Pulau Jeju menjadi destinasi unggulan, dikenal dengan pantainya yang indah dan suasana yang ideal untuk liburan santai.
7. Georgia
Georgia, negara di persimpangan Eropa dan Asia, diperkirakan akan menarik lebih banyak wisatawan pada 2026. Rute penerbangan internasional baru yang direncanakan membuka akses lebih luas.
Ibu kota Tbilisi menawarkan perpaduan jalan modern dan kota tua berbatu, serta pemandian belerang yang terkenal. Kota Kutaisi juga menjadi daya tarik dengan biara dan katedral kuno, termasuk Biara Gelati yang berstatus warisan dunia UNESCO.
Dengan ragam destinasi yang menawarkan pengalaman unik dan tren baru, tahun 2026 menjadi momentum tepat bagi wisatawan untuk menjelajahi dunia dengan perspektif berbeda dan lebih beragam.