Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham BBYB, Meningkat Jadi 9,31%

Senin, 19 Januari 2026 | 11:51:19 WIB
Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham BBYB, Meningkat Jadi 9,31%

JAKARTA - PT Gozco Capital kembali menunjukkan komitmennya terhadap PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dengan langkah strategis yang tak main-main. 

Dengan membeli 207 juta saham BBYB senilai hampir Rp 100 miliar, Gozco Capital menambah porsi kepemilikan saham di bank digital ini menjadi 9,31%. 

Langkah ini tidak hanya memperlihatkan keyakinan investor terhadap masa depan Bank Neo Commerce, tetapi juga mencerminkan sentimen positif yang semakin kuat di pasar saham.

Dalam transaksi yang tercatat pada 15 Januari 2026, harga rata-rata saham yang dibeli Gozco Capital adalah Rp 474 per saham, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 98,12 miliar.

Kenaikan kepemilikan ini menjadikan Gozco sebagai pemegang saham yang semakin signifikan, mengangkat total saham yang dimiliki menjadi 1,24 miliar lembar, dari sebelumnya 7,76%.

Kepemilikan Gozco Capital dan Dampaknya pada Pasar Saham

Dengan tambahan saham yang cukup besar ini, Gozco Capital kini memegang 9,31% saham BBYB, yang menandakan kepercayaan yang semakin besar terhadap prospek jangka panjang Bank Neo Commerce. 

Aksi pembelian saham ini dipandang sebagai sinyal positif oleh pelaku pasar. Respon pasar terhadap keputusan ini cukup cepat, di mana saham BBYB mengalami penguatan signifikan sebesar 5,49% pada 15 Januari 2026, dengan harga ditutup di level Rp 500 per saham.

Pergerakan harga saham BBYB ini menggambarkan adanya peningkatan minat investor terhadap bank yang berfokus pada layanan digital tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap Bank Neo Commerce semakin kuat, seiring dengan kinerja keuangan yang terus membaik.

Kepercayaan Terhadap Kinerja dan Transformasi Bank Neo Commerce

Keputusan Gozco Capital untuk menambah porsi saham BBYB menunjukkan keyakinan mereka terhadap kinerja dan arah transformasi Bank Neo Commerce. 

CEO Bank Neo Commerce, Eri Budiono, menilai peningkatan kepemilikan Gozco Capital sebagai indikasi kepercayaan yang semakin besar terhadap kinerja bank.

Eri menambahkan bahwa hingga akhir kuartal III 2025, Bank Neo Commerce mencatatkan laba bersih sebesar Rp 464 miliar, angka yang cukup mencolok jika dibandingkan dengan laba bersih yang hanya mencapai Rp 4,06 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba yang signifikan ini menjadikan BBYB sebagai bank digital dengan kinerja terbaik di kelasnya.

“Kepercayaan dari pemegang saham, khususnya Gozco Capital, menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat. Kami akan terus menjaga kinerja dan tata kelola yang baik sebagai fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang,” kata Eri.

Indikator Keuangan yang Meningkat Pesat

Selain peningkatan laba, Bank Neo Commerce juga menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam rasio profitabilitas dan kualitas asetnya. Rasio Return on Assets (ROA) mencatatkan kenaikan drastis menjadi 3,45%, dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya 0,03%. Begitu juga dengan Return on Equity (ROE), yang mengalami lonjakan tajam menjadi 16,96%, dari 0,16% pada tahun sebelumnya.

Perbaikan kualitas aset juga menjadi sorotan penting. Rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross mengalami penurunan dari 3,72% menjadi 2,92%, sementara NPL Net menunjukkan perbaikan yang sangat baik, dari 0,99% menjadi 0,23%. 

Perbaikan ini menegaskan bahwa Bank Neo Commerce mampu menjaga portofolio kredit yang sehat meski di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan.

Transformasi Digital dan Komitmen Bank Neo Commerce

Pada tahun 2026, Bank Neo Commerce memperkenalkan identitas korporasi baru dengan tagline “Satu Bank Banyak Tujuan,” yang mencerminkan semangat baru bank ini dalam menghadirkan layanan keuangan yang semakin inovatif, inklusif, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Pembaruan ini merupakan langkah strategis dalam rangka memperkuat daya saing di industri perbankan digital.

Eri Budiono menyebutkan bahwa selama lima tahun perjalanan transformasi digital, Bank Neo Commerce telah berhasil menjadikan digitalisasi sebagai inti dari layanan perbankan mereka. Pembaruan identitas ini menjadi titik awal baru dalam perjalanan mereka untuk terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Indonesia.

“Semangat transformasi digital ini akan terus kami jaga dan tingkatkan. Kami berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia melalui layanan keuangan yang semakin bermanfaat dan mudah diakses,” ujar Eri.

Fokus pada Inovasi dan Pengembangan Layanan Digital

Ke depan, Bank Neo Commerce akan terus fokus pada inovasi produk dan pengembangan layanan digital, seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah, cepat, dan aman. 

Gozco Capital, sebagai salah satu pemegang saham utama, memiliki andil besar dalam mendukung langkah-langkah strategis bank ini, serta memastikan bahwa pengelolaan keuangan tetap berjalan secara disiplin dan berbasis pada tata kelola yang baik.

Dengan momentum positif yang terus berlanjut, serta fokus yang jelas pada penguatan bisnis digital, Bank Neo Commerce diharapkan akan terus tumbuh dan menjadi salah satu pemain utama dalam sektor perbankan digital di Indonesia.

Terkini