8 Rekomendasi Ayam Geprek Legendaris Jogja Terpedas Paling Favorit 2026

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:32:25 WIB
8 Rekomendasi Ayam Geprek Legendaris Jogja Terpedas Paling Favorit 2026

JAKARTA - Yogyakarta dikenal sebagai kota yang selalu ramah bagi siapa pun, termasuk dalam urusan kuliner. Dari makanan tradisional hingga sajian kekinian, Jogja memiliki daya tarik yang sulit ditolak. 

Salah satu menu yang terus bertahan dan bahkan semakin digemari dari waktu ke waktu adalah ayam geprek. Hidangan sederhana berupa ayam goreng tepung yang digeprek dengan sambal pedas ini telah menjelma menjadi ikon kuliner yang identik dengan Jogja.

Popularitas ayam geprek tidak muncul begitu saja. Di balik setiap piring ayam geprek yang tersaji, ada cerita tentang kreativitas, keberanian bereksperimen dengan sambal, serta konsistensi rasa yang dijaga selama bertahun-tahun. 

Beberapa warung bahkan telah menjadi legenda karena perannya sebagai pelopor atau karena inovasi yang kemudian ditiru banyak tempat lain.

Menjelajahi ayam geprek legendaris di Jogja bukan hanya soal mencari rasa pedas, tetapi juga menelusuri sejarah kuliner yang tumbuh bersama denyut kehidupan kota pelajar ini. 

Ayam Geprek sebagai Ikon Kuliner Jogja

Ayam geprek menjadi simbol kuliner Jogja karena kesederhanaannya yang mudah diterima semua kalangan. Mulai dari mahasiswa dengan budget terbatas hingga wisatawan yang ingin mencicipi makanan khas lokal, semuanya bisa menikmati ayam geprek tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Ciri khas ayam geprek terletak pada perpaduan ayam goreng tepung yang renyah dengan sambal pedas yang diulek kasar. Tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan menjadi daya tarik utama, karena setiap orang bebas menentukan seberapa “nendang” rasa yang diinginkan.

Seiring waktu, ayam geprek di Jogja berkembang dari menu sederhana menjadi hidangan dengan berbagai inovasi. Meski demikian, tempat-tempat legendaris tetap mempertahankan ciri khasnya agar rasa asli yang dicintai pelanggan tidak berubah.

Berikut adalah rekomendasi tempat makan ayam geprek legendaris di Jogja yang patut dicoba untuk merasakan langsung kelezatan dan ceritanya.

1. Ayam Geprek Bu Rum, Sang Pelopor Sejati

Warung Ayam Geprek Bu Rum bukan sekadar legenda, melainkan pelopor sejati ayam geprek di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 2003. Tempat ini sering disebut sebagai lokasi pertama yang memperkenalkan ayam geprek kepada masyarakat luas.

Keunikan utamanya terletak pada kebebasan memilih tingkat kepedasan sambal, bahkan hingga level ekstrem dengan jumlah cabai yang tidak terbatas. Ayamnya dikenal renyah di luar dan juicy di dalam, digeprek dengan sambal bawang khas yang kuat dan konsisten. Berdasarkan pengalaman reporter di Liputan6.com, cita rasa Bu Rum tetap terjaga hingga sekarang.

2. Ayam Geprek Bu Made, Legenda dengan Kuah Tongseng

Ayam Geprek Bu Made dikenal sebagai legenda berkat inovasinya yang unik, yaitu menyajikan ayam geprek dengan kuah tongseng. Perpaduan sambal terasi pedas dan kuah tongseng yang kaya rempah memberikan sensasi makan yang berbeda dari ayam geprek pada umumnya.

Lokasinya berada di kawasan Papringan, tidak jauh dari Ayam Geprek Bu Rum. Karena cita rasanya yang khas dan berbeda, tempat ini selalu ramai pengunjung, terutama saat jam makan siang dan akhir pekan.

3. Ayam Geprek Pak Gembus, Raja Franchise Legendaris

Ayam Geprek Pak Gembus merupakan contoh sukses warung legendaris yang berkembang menjadi jaringan franchise besar. Dengan banyak cabang di Jogja dan kota lain, tempat ini dikenal karena konsistensi rasa dan sambalnya yang pedas menggigit.

Pilihan level pedas yang fleksibel serta tambahan topping seperti keju leleh, telur, dan sosis membuat Ayam Geprek Pak Gembus cocok untuk berbagai selera. Kualitas rasa yang stabil menjadikannya favorit banyak kalangan.

4. Ayam Geprek Mbok Moro, Legenda Harga Bersahabat

Ayam Geprek Mbok Moro telah lama menjadi bagian dari kehidupan kuliner mahasiswa di Jogja. Daya tarik utamanya adalah harga yang sangat terjangkau dengan porsi yang mengenyangkan.

Sambal bawangnya dikenal pedas dan “nendang”, dipadukan dengan paket kombo hemat yang praktis. Konsep sederhana namun konsisten ini membuat Mbok Moro tetap ramai hingga memiliki banyak cabang.

5. Ayam Geprek Gobyoss, Legenda Porsi Jumbo dan Variasi Rasa

Ayam Geprek Gobyoss terkenal dengan porsi ayam yang besar serta pilihan saus yang sangat beragam. Selain sambal original, tersedia saus lada hitam, telur asin, lombok ijo, kare, hingga barbeque.

Tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin mencoba sensasi ayam geprek dengan rasa yang berbeda. Lauk tambahan seperti terong, tempe, tahu, dan tumis sayur semakin melengkapi sajian.

6. Ayam Geprek DBC, Favorit Wisatawan Tengah Kota

Ayam Geprek DBC dikenal sebagai salah satu ayam geprek legendaris dengan lokasi strategis di pusat kota, dekat kawasan Malioboro. Tempat ini menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin mencicipi ayam geprek tanpa harus pergi jauh.

Pilihan level pedas dan tambahan lauk seperti jamur krispi membuat Ayam Geprek DBC tetap relevan dan digemari hingga sekarang.

7. Ayam Geprek & Susu (Preksu), Legenda dengan Konsep Kekinian

Ayam Geprek & Susu atau Preksu menghadirkan konsep unik dengan memadukan ayam geprek dan minuman susu. Selain itu, tersedia topping modern seperti mentai dan keju mozzarella yang digemari anak muda.

Konsep inovatif ini membuat Preksu dikenal sebagai salah satu ayam geprek legendaris yang berhasil menarik generasi muda tanpa meninggalkan cita rasa pedas khasnya.

8. Ayam Geprek Bu Nanik, Inovasi Kuah Tongseng

Ayam Geprek Bu Nanik juga dikenal dengan inovasi ayam geprek kuah tongseng yang gurih dan kaya rempah. Sajian ini menawarkan pengalaman makan ayam geprek yang berbeda dari versi kering.

Cita rasa yang khas membuat Bu Nanik tetap memiliki penggemar setia dan masuk dalam daftar ayam geprek legendaris di Jogja.

Terkini